Seorang ibu merasa terganggu ketika anaknya shalat. Mengapa? karena sang anak melakukan shalat dengan membaca kuat kuat bacaan shalatnya.....Maka terjadilah dialog antara ibu dan anak:
"Mas, kenapa koq shalat aja jadi mengganggu... kenapa bacaan shalatnya dibaca keras sekali?"
"Iya, Bu, biar betul bacaan shalatnya...kan shalat itu harus bagus dan khusyu.."
"Mas, khusyu itu ada di dalam hati dan tidak bisa diusahakan dengan cara berteriak teriak ketika shalat..kalau mau khusyu pada saat shalat kita harus betul betul menguasai ilmu tentang shalat, melakukannya sebaik baiknya serta memohon pada Allah agar diberi hadiah khusyu dalam shalat..."....
Kalau seseorang sudah melakukan ibadah shalatnya dengan benar, shalat itu akan menjaganya dari perbuatan keji dan mungkar. Shalat yang dilakukan dengan bersungguh sungguh akan membawa banyak kebaikan, bukan keburukan dan gangguan. Kita bisa mengingat kembali begitu banyak kemenangan yang diperoleh para Sahabat yang melakukan shalatnya denan sungguh sungguh. Bahkan Sayidina Umar memerintahkan prajurit perang untuk memperbaiki shalatnya ketika berperang, dan setelah itu mereka mendapat kemenangan.
Begitu halusnya akhlaq para sahabat Rasul sehingga menjaga shalat dilakukan ketika sedang shalat dan juga sebelum dan sesudah shalat. Adzan yang dikumandangkan bukan denagn teriakan dan gangguan, tapi dengan suara yang indah dan merdu sehingga setiap orang akan tersentuh perasaannya, persiapan shalat dibuat dengan tertib dengan rasa cemas dan takut tidak dapat melakukan shalat dengan sebaik baiknya, setelah shalat kembali beraktivitas sebaik baiknya denga tetap menjaga akhlaq dan perilaku.
Blog tentang segala aktivitas yang berhubungan dengan pendidikan dan pengajaran. Silahkan ambil yang dapat dimanfaatkan. Jangan lupa untuk mencantumkan nara sumber jika dirasa bermanfaat
Tampilkan postingan dengan label shalat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shalat. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 24 Oktober 2015
Rabu, 14 Oktober 2015
Berusaha Mendapatkan Shalat Yang Khusyu
Ada banyak yang harus diusahakan untuk mendapatkan shalat yang khusyu antara lain:
- Mempelajari Ilmu fardhu tentang shalat seperti rukun shalat, syarat syah shalat dan syarat wajib shalat.
- Mempelajari wudhu dan taharah yang benar. Wudhu dan taharah adalah salah satu syarat syah shalat.
- Mempraktekkan apa yang telah dipelajari dengan sebaik baiknya seluruh tata cara wudhu, memenuhi rukun wudhu
- Menjaga wudhu sebelum shalat dengan cara tidak melakukan hal yang dapat membatalkan wudhu.
- Menjaga agar tempat shalat, perlengkapan shalat dan diri sendiri sudah suci dari najis.
- Mempraktekkan apa yang telah dipelajari dengan sebaik baiknya seluruh tata cara shalat denagn cara memenuhi seluruh rukun shalat, syarat syah shalat, mengerjakan yang wajib dan sunnat, menghindari hal yang makruh dan dilarang atau membatralkan shalat.
- Membaca bacaan shalat dengan tajwid yang benar.
- Menghafalkan arti seluruh bacaan shalat agar dapat memahami dan akhirnya dapat menjiwai apa yang diucapkan ketika shalat.
- Membuat shalat dengan sebaik baiknya yang dapat dilakukan
- Menjaga apa yang dilakukan di luar shalat apalagi ketika sedang shalat.
- Bersiap siap lahir dan bathin ketika akan masuk waktu shalat seperti mempersiapkan peralatan shalat, berwudhu, bershalawat, berniat akan melakukan shalat sebaikbaiknya ketika datang waktu shalat.
Sabtu, 01 Agustus 2015
Perlukah Mengulang Shalat?
Sekedar mengetahui ilmu fardhu ain kita.Ilmu tentang shalat adalah ilmu yang sifatnya wajib dipelajari untuk semua orang Islam yang sudah mukallaf. Rukun Shalat, Syarat wajib shalat, rukun shalat dan syarat sah shalat harus diketahui dan diamalkan oleh setiap muslim dan muslimah agar ibadah shalat yang dilakukan sudah sesuai denagn syariat. Begitu juga denagn ilmu taharah, dan ilmu berwudhu karena wudhlu adalah salah satu cara untuk membersihkan hadats kecil yang termasuk ke dalam salah satu syarat syah shalat. Di bawah ini adalah pertanyaan yang merupakan kisah nyata yang mungkin dapat menjadi bahan fikiran dan renungan apakah ilmu tentang shalat sudah kita kuasai atau belum.
Pada suatu hari, setelah selesai mengerjakan shalat, seorang muslimah baru menyadari bahwa pada kaki bagian atas ada bekas cat yang belum dibersihkan. Memang sebelum shalat ia mengecat menara air, tapi ia sudah memastikan bahwa bagian tubuh yang terkena cat itu sudah dibersihkan sebelum ia berwudhu.
Jadi bagaimana dengan shalat muslimah itu? apakah perlu diulang atau tidak?
Pada suatu hari, setelah selesai mengerjakan shalat, seorang muslimah baru menyadari bahwa pada kaki bagian atas ada bekas cat yang belum dibersihkan. Memang sebelum shalat ia mengecat menara air, tapi ia sudah memastikan bahwa bagian tubuh yang terkena cat itu sudah dibersihkan sebelum ia berwudhu.
Jadi bagaimana dengan shalat muslimah itu? apakah perlu diulang atau tidak?
Langganan:
Postingan (Atom)


