Tampilkan postingan dengan label mainan edukatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mainan edukatif. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 November 2016

Membuat 'Domino Chain Reaction' Dari Wafer

Ternyata anak anak ingin memainkan wafer yang telah dibeli untuk selingan makan siang.Akhirnya wafer itu dijadikan domino chain reaction. Tentunya sebelum dimainkan, kelereng yang digunakan dicuci terlebih dahulu. Di bawah ini adalah foto dan video dari permainan tersebut. 

1. Kelereng diturunkan dari perosotan

Kelereng yang akan turun diganjal terlebih dahulu dengan wafer

Sisi yang berbeda

2. Setelah jatuh rencananya kelereng akan menjatuhkan barisan wafer yang sudah berdiri.




Barisan wafer
3. Setelah menabrak barisan wafer, kelereng akan menarak menara wafer.

Kelereng akan berhenti setelah menabrak menara wafer

Menara wafer

Catatan:
  • Ukuran wafer yang digunakan memiliki perbandingan lebar dan tinggi yang cukup besar sehingga wafer tersebut sulit diberdirikan . 
  • Beberapa bentuk wafer ada yang melengkung sehingga ketika dibuat menjadi perosotan, perosotan yang dihasilkan kurang halus.
  • Ada beberapa wafer yang retak dan hancur dibagian pinggir yang membuat semakin sulit untuk diberdirikan.
  • Setelah dimainkan, wafer ini dimakan sebagai makanan selingan. Rasanya cukup enak, manis dan renyah.


Selasa, 02 Februari 2016

Hujan Gelembung dengan Homemade Automatic Bubble Blower



Ayo kita membuat sendiri mesin gelembung otomatis. Mesin ini dapat dipakai ketika bermain gelembung sambil bermain air, bisa juga digunakan ketika anak sedang mandi agar acara mandi menjadi lebih meriah, atau dalam pesta anak anak untuk memberi kesan yang berbeda.

Bahan

  • Kipas angin (bisa mengambil dari kipas bekas di komputer atau membeli baru)

    Kipas berfungsi meniupkan angin kedalam peniup gelembung busa yang sudah dicelupkan ke dalam cairan sabun

  • Kawat untuk membentuk gelembung busa

    Peniup gelembung dipasang pada tutup botol dan ditempelkan pada poros gear motor
  • gear motor untuk memutar peniup gelembung
  • beberapa kardus bekas sebagai dudukan motor kipas, baterai dan peniup gelembung

  • Baterai dan kabel 
  • Selotip, lakban gunting, dll sebagai pelengkap
  • Kertas warna sebagai hiasan

Mesin hampir selesai



Mesin sesudah dihias

Video dapat dilihat di sini:



Selasa, 12 Januari 2016

Hot Air Balloon Failure

Balon terbang adalah sesuatu yang cukup menarik untuk anak anak. Di beberapa tempat seperti di Wonosobo, balon udara dibuat dalam perayaan khusus seperti pada saat Hari Raya Idul Fitri. Video bisa dilihat di sini (Video dibuat oleh Mbak Dian Zakiyah Darajat sebagai Nara sumber): 



Anak anak di rumah ingin sekali melihat balon terbang. Itu sebabnya kami mencari referensi di internet tentang bagaimana cara membuat balon udara panas atau hot air balloon. Ada beberapa sumber yang dapat menjadi rujukan untuk membuat hot air balloon seperti di arvind gupta (disebut hot air bag yang terbuat dari kantong kresek belanjaan) dan di science toy maker. Science toy maker memiliki beberapa video di youtube yang menjelaskan dengan cukup detail mengenai cara membuatnya, lengkap dengan beberapa penjelasan science yang dapat dipahami oleh anak anak usia sekolah dasar.

Secara ringkas, cara kerja hot air balloon adalah mengisi balon dengan udara panas agar molekul udara bergerak lebih cepat. Tekanan udara di dalam balon udara menjadi lebih ringan dibandingkan di luar balon sehingga balon dapat naik ke atas. Pada balon udara, massa total balon udara harus dibuat seringan mungkin agar balon lebih mudah naik ke atas. Perlu juga diperhatikan bagaimana cara memanaskan balon udara yang tidak berbahaya. Untuk balon yang menggunakan bahan bakar minyak tanah, bensin dan api, harus diusahakan agar balon tidak dapat terguling dan api tidak dapat jatuh ke bawah. Arvind Gupta menggunakan toaster untuk memanaskan balon kantong kreseknya sementara science toy maker menggunakan lilin untuk bahan bakarnya.

Percobaan ini menggunakan lilin sebagai bahan pemanas balon. Hal yang pertama dilakukan adalah membuat dudukan untuk lilin dan memasang rangka tempat mengikat balon plastik. 


Awalnya hanya dua buah lilin besar yang dipakai dan wadah bekas kaleng minuman yang dipotong.

Balon udara yang siap diterbangkan
Ternyata setelah dicoba, balon tidak mau naik ke atas. Ada beberapa kemungkinan mengapa balon tidak mau naik ke atas antara lain: panas balon tidak cukup unuk membuat balon naik, atau berat total balon terlalu besar sehingga sulit untuk naik.

Percobaan berikutnya adalah menambah jumlah lilin agar lebih panas, serta mengurangi berat wadah lilin denagn mengganti kaleng aluminium dengan rangka batang dan aluminium foil. Lilin ditambah menjadi 4 buah.

Dudukan lilin diganti dan jumlah lilin ditambah menjadi 4 buah
Namun ternyata belum berhasil juga. Setelah itu jumlah lilin kembali ditambah dan lilin dipahat agar tidak menambah berat balon. Jumlah lilin yang digunakan kurang lebih sekitar 20 buah.

Lilin yang sudah dikecilkan dan ditambah jumlahnya agar api menjadi lebih besar

Lilin yang sudah dinyalakan
Awalnya balon plastik mulai menggelembung dan udara terasa cukup panas.

Balon mulai menggelembung panas

Tapi ternyata setelah lama menunggu, balon belum juga naik dan mulai meleleh karena panas dari api lilin.
Balon yang bolong

Video bisa dilihat di sini:


Setelah kejadian ini percobaan dihentikan sementara karena perlu mencari bahan  kantong plastik besar yang sesuai. Selain itu mungkin lebih menarik jika percobaan dilakukan dengan lebih terukur.

Ternyata setelah mempelajari lebih lanjut, membuat balon udara dengan lilin sebagai pemanas ini tidak mudah. Banyak sekali faktor yang berpengaruh pada balon udara antara lain:  lokasi, ketinggian dari permukaan laut, temperatur udara pada saat itu, ukuran balon, total massa pada balon, jumlah lilin, dll. referensi yang saya lihat adalah balon udara yang diterbangkan bukan di daerah tropis tapi daerah sub tropis sehingga memiliki iklim, ketinggian dan suhu udara yang berbeda dari negara tropis.

Masalah yang timbul ketika membuat balon ini adalah panas balon membakar plastik terlebih dahulu sebelum udara panas di dalam balon bertambah. Hal ini membuat plastik meleleh sebelum udara dipanaskan oleh lilin.  Solusinya mungkin dengan membuat memilih material plastik yang titik lelehnya lebih tinggi, dan juga cukup ringan, atau denagn mengurangi jumlah lilin agar panas di dalam kantong naik perlahan lahan. Solusi lain adalah dengan mengganti bahan plastik denagn bahan lain yang tidak mudah terbakar seperti kertas minyak.

Kita dapat memanfaatkan eksperimen yang telah dilakukan di: http://www.overflite.com/power.html sebagai studi banding. Untuk 1 cubic foot volume balon dengan 7 lilin dan memiliki gaya angkat 0.25 ounces apda suhu 20.5 derajat celsius. Untuk 5 cubic foot (0.141m3) denagn 20 lilin memiliki gaya angkat 1.25 ounces pada suhu 20.5 derajat celsius.

Kamis, 15 Oktober 2015

Cap Warna Buatan Sendiri; Seri Mainan Edukatif Prasekolah


Anak usia pra sekolah biasanya suka sekali menggambar denagn berbagai media gambar. salah satu alat yang cukup digemari adalah cap denagn bentuk yang menarik. Kita dapat membuat sendiri cap berwarna denagn beberapa cara. Ada yang membuatnya dengan umbi umbian seperti wortel, lobak, ubi dan kentang. Bentuk dan tekstur yang dihasilkan juga cukup menarik. Sayangnya bahan ini tidak tahan lama dan tidak bisa disimpan.

Aletrnatif lainnya dengan menggunakan bahan kertas bekas, balok kayu yang tidak terpakai dan spons pencuci piring. Agar balok kayu tidak kotor, kita dapat melapis balok kayu dengan kertas lalu menempel spons aneka bentuk di atasnya. Hasilnya seperti di bawah ini:

Rabu, 14 Oktober 2015

Tidak Pernah Bosan Dengan Mobius Strip

Awalnya ini adalah kegiatan untuk anak pra sekolah, tapi ternyata bukan cuma anak pra sekolah yang suka dengan kegiatan ini. semua dapat menikmati dan merasakan semdiri perubahan posisi kertas yang terpelintir ini.

Untuk membuat mobius strip, kita harus menyediakan kertas, bisa menggunakan kertas bekas yang tidak kusut, gunting dan selotip.

Cara membuat mobius strip:


Mobius strip dapat dibuat dengan menyambungkan sisi bagian ujung pita kertas. Bidang yang bertemu bukan pada bidang yang sama tapi berlawanan denagn bidang ketas lainnya. Hal ini dilakukan dengan memelintir bagian pita kertas satu putaran.  Anak anak dapat mewarnai pita kertasnya sebelum membuat mobius strip agar lebih menarik.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada video ini:


Apa yang terjadi jika mobius strip dipotong pada bidang lintasan pita kertas?
Jika dipotong dengan perbandingan 1:2, hasilnya seperti ini:


Jika dipotong denagn perbandingan 1:1, hasilnya seperti ini:



Bagaimana kalau mobius strip dipelintir 2 kali lalu dipotong? silahkan mencoba sendiri.

Apa yang terjadi jika mobius strip ditumpuk denagn mobius strip lainnya? hasilnya seperti ini:


Membuat Mesin Kelereng Dari Barang Bekas

Ini adalah proyek membuat ulang mesin yang telah dibuat di web site Arvind Gupta. Sayangnya mesin ini tidak ada templatenya, yang ada adalah contoh yang sudah jadi serta beebrapa foto cara membuatnya yang menurut kami kurang lengkap  sehingga kita harus mereka reka sendiri bagaimana cara membuatnya dan bagaimana bentuk dan ukuran benda tersebut. 

Ada yang sudah pernah membuatnya seperti di sini, tapi sudah melakukan banyak modifikasi sehingga tidak sama deangn yang dicontohkan. Anak anak di rumah ingin membuat mesin yang serupa dengan contoh. Termasuk bagian katup kelereng yang membuka menutup dan dapat mengeluarkan kelereng sedikit demi sedikit. 

Cara kerja mesin ini kurang lebih adalah memindahkan kelereng dati bagian atas ke bagian bawah melalui bidang miring dan jungkat jungkit. Kelereng meluncur dari bidang miring ke bagian tengah yang berbentuk jungkat jungkit dan massa penyeimbang sehingga bisa bergerak ke bawah ketika kelereng jatuh ke tempat penyimpanan jungkat jungkit, lalu meluncur membuka katup bagian bawah sampai ke wadah penyimpanan. Karena kelereng berpindah, maka berat pada bagian jungkat jungkit yang terisi kelereng menjadi kosong sehingga jungkat jungkit dapat bergerak naik ke atas menunggu kelereng yang berikutnya meluncur. Begtulah seterusnya mesin ini bergerak sampai kelereng habis.

Ada beberapa mesin yang harus dibuat yaitu: Badan mesin, bidang miring, jungkat jungkit, katup 1 di bidang miring, katup 2 di jungkat jungkit.
1. Membuat badan utama mesin

Badan mesin harus cukup ukuran tinggi dan lebarnya agar bidang miring dan jungkat jungkit dapat bergerak dengan baik.  Setelah badan, kita akan membuat bidang miring dan jungkat jungkit.
Badan, jungkat jungkit dan bidang miring
2. Membuat bidang miring

Bidang miring dibuat dari karton. Lebar bidang miring harus disesuaikan dengan ukuran kelereng yang akan melewatinya.  Panjang bidang miring dibuat lebih panjang dari ukuran badan utama dan akan disesuaikan kembali nanti. Jika terlalu pendek, kelereng tidak dapat sampai pada tempat penampungan sementara di bagian jungkat jungkit, jika terlalu panjang akan melampaui tempat penampungan sementara jungkat jungkit yang berada di bawahnya.

Bidang miring yang belum pasti ukurannya

3. Membuat jungkat jungkit

Jarak antara kedua jungkat jungkit harus disesuaikan agar tidak bertabrakan satu dan lainnya. Panjang jungkat jungkit juga harus tepat agar bagian wadah kelereng pada jungkat jungkit dapat menerima kelereng dari bidang miring.

Setelah itu kita akan membuat poros dari batang sumpit.Sesuaikan jarak poros dari batang jungkat jungkit dan tentukan posisi melubangi poros pada badan mesin. Jangnan melubangi badan mesin terlalu besar dan terlalu ke pinggi karena akan merusak karton.

Jungkat jungkit beserta poros yang dapat bergerak

4. Memasang wadah penyeimbang berat pada jungkat jungkit.


Usahakan badan berada di bagian tengah agar mudah mencapai titik setimbang.
Wadah pemberat pada jungkat jungkit mulai dipasang
Penyeimbang berat yang sudah jadi

5. Memasang katup perpanjangan bidang miring. Katup harus bisa terbuka dan tertutup dengan mudah. Itu sebabnya katup disambung denagn mengngunakan kawat. Sesuaikan besar katup dengan ukuran kelereng.



Katup pada bidang miring yang dapat naik turun

Menguji katup bidang miring dengan kelereng

Agar katup bisa menutup dan membuka ketika ada kelereng, dipasang karton pada bagian tengah. Sesuaikan kembali dengan ukuran kelereng agar tidak tersangkut ke dalam katup.

Katup pada bidang miring yang dapat bergerak dan membuka tutup


6. Memasang wadah kelereng pada jungkat jungkit. Wadah kelereng harus dapat bergerak naik turun agar dapat membuat kelereng bergerak ke bawah. Wadah disambung denagn kawat.
Wadah kelereng  penampung sementara pada jungkat jungkit

Wadah kelereng sementara pada jungkat jungkit yang disambung dengan kawat agar dapat bergerak naik turun







Ini adalah hasil dari mesin tersebut. Mesin sudah bisa bekerja tapi masih belum sesuai dengan yang diharapkan pembuatnya.


Ternyata ada banyak masalah yang ditemukan ketika membuat mesin ini antara lain:
  • Kelereng yang jatuh dari bidang miring tidak dapat mengimbangi pemberat kelereng. Untuk memperbesar energi kelereng, bagian bidang miring ditinggikan dengan cara diganjal kayu.
  • Kelereng tidak dapat bergerak lurus sehingga banyak kehilangan energi. Bidang lintasan kelereng harus diperbaiki sesuai dengan diameter kelereng.
    Bidang lintasan yang berbelok belok
    Lintasan kelereng diganjel dengan balok kayu
  • Katup perpanjangan bidang miring yang terbuat dari kertas karton sudah empuk sehingga tidak bisa menahan kelereng dengan baik sehingga harus diganti dengan karton yang lebih tebal. Selain itu bidang lintasan kelereng pada katup dan tempat penampungan sementara harus memudahkan kelereng untuk bergerak dan tidak ada kawat atau penghalang lain.
  • Kawat menghalangi kelereng

    Katup sudah diganti

  • Panjang batang pembuka katup harus disesuaikan lagi dengan tempat penampungan sementara kelereng yang juga sudah kusut.
Setelah diperbaiki dan dicoba berkali kali akhirnya mesin ini dapat juga bekerja. Hasilnya dapat dilihat disini:



Senin, 12 Oktober 2015

Oobleck, Permainan Edukatif Anak Pra Sekolah

Dengan bahan yang sederhana, kita dapat mempelajari suatu bahan dan bermain main dengannya. Nama benda tersebut adalah oobleck yang terbuat dari tepung kanji atau tepung maizena, dicampur dengan air. Saya membuat mainan ini untuk anak anak yang berusia 6 tahun ke bawah, tapi ternyata mainan ini cukup menarik perhatian anak yang berusia di ata 6 tahun. Tidak masalah bermain bersama, karena pemahaman dan penemuan setiap anak yang berbeda tahapnya akan berbeda juga. 

Dulu ketika belajar di sekolah, kita diajarkan oleh guru unntuk menghafalkan 3 wujud benda yaitu padat gas dan cair. Dan anehnya, oobleck ini bukan benda padat dan bukan benda cair. Dia memiliki sifat benda padat dan benda cair. Scientist merumuskan oobleck sebagai non newtonian fluid. Oobleck memiliki kemiripan sifat dengan pasir isap (liquid sand).

Anak usia  di bawah 6 tahun mungkin belum perlu mengetahui secara mendetail tentang sifat fisik oobleck ini. Lebih menyenangkan bagi mereka untuk mencampur, mengaduk dan mencoba sendiri oobleck yang dibuat. 

Bahan yang diperlukan:

  • Tepung kanji
  • Air
Perbandingan antara tepung dan air antara 1: 2 (2 bagian tepung dan 1 bagian air). Janagn terpaku pada perbandiembuat banngan yang sudah ada karena ada kemungkinan perbedaan jenis tepung kani akan menghasilkan perbandingan campuran yang berbeda. Cara yang paling mudah adalah dengan memberikan air sedikit demi sedikit pada tepung kanji di dalam wadah. Adonan akan terasa keras jika ditekan, namun bisa mengalir di antara jari  tangan jika kita mengaduk perlahan lahan.

Bagaimana memainkan oobleck? biasanya anak kecil akan langsung mengaduk aduk dan memutar adonan oobleck. Tapi jika mereka belum tertarik, mungkin kita bisa ikut bermain untuk sekedar memancing perhatiannya. Jika ia sudah tahu kalau bermain oobleck itu mengasyikkan, ia akan mencoba bermain sendiri.


Beberapa hal yang bisa dicoba ketika bermain oobleck:


  • Dapat berubah bentuk dengan sendirinya

  • Menyaring oobleck

  • Jika dipukul terasa keras, tapi jika dibiarkan akan terasa seperti benda cair
  • Mendirikan balok kayu di atas oobleck
  • Membuat oobleck melayang

  • Berjalan di atas oobleck yang dibuat oleh timewarp : https://www.youtube.com/watch?v=r7a84816i_g
  • Oobleck untuk menutup lubang di jalan: http://www.gizmag.com/non-newtonian-fluid-pothole-bags/22153/ 
  • Makanan yang terbuat dari adonan oobleck seperti bubble tea, bubur gunting, dll.
  • Mencari tau apakah yang terjadi jika oobleck dikeringkan atau dibekukan

    Oobleck yang dibekukan

    Oobleck yang dikeringkan
Penjelasan ilmiah tentang oobleck untuk anak: http://www.coolscience.org/CoolScience/Teachers/Activities/Oobleck.htm

Jumat, 07 Agustus 2015

Mainan Edukatif dan Kegiatan Bermain untuk Bayi sampai usia 18 bulan



Lahir sampai 4 Bulan

 
Bayi menjelajahi dunia baru mereka dengan mata dan telinga mereka. Beberapa cara untuk bermain dengan bayi usia ini adalah: 
  • Memberikan sinar yang cukup terang, benda bergerak untuk bayi untuk berlatih fokus pada benda.
  • Pindahkan wajah Anda dan objek lainnya mendekat dan menjauh dari bayi. Hal ini membantu bayi mempelajari hubungan antara obyek dan benda-benda dengan dirinya.
  • Memberikan bayi sudut pandang yang berbeda dengan menahan mereka di berbagai tempat, seperti di pangkuan Anda atau di bahu Anda. Biarkan bayi melihat dirinya di cermin.Berbicara dengan bayi dengan cara bermain. Senyum dan ulangi suara lembut. Berhenti dan tunggu tanggapan mereka untuk tersenyum atau berpindah tempat dalam menanggapi suara Anda. Jika Anda mendapatkan respon menyenangkan, ulangi suara. 
  • Bunyikan bebearpa nada sederhana untuk bayi. Gendong bayi dan ajak bergerak bersama sama.
  • Bermain dengan tangan dan kaki bayi, tepuk dan gosoklah kaki bayi denagn lembut.

Empat sampai 8 Bulan

Pada tahap ini, bayi sekarang dapat menggunakan tangan dan mulut mereka untuk mengeksplorasi dunia. 

Beberapa cara untuk bermain di usia ini antara lain: 
  • Pilih mainan yang bergerak atau membuat suara dalam ketika bayi mendorong, memencet, dan memainkan mainan tersebut. Pilihan terbaik adalah mainan yang dapat berubah bunyi, bentuk, klakson, pop up, atau alat musik ketika bayi mendorong, memencet, menggeser, menggelindingkan, dll.
    wannatoys.com
  •  Periksa semua mainan untuk pertimbangan keselamatan. Pastikan mainan yang cukup kecil untuk tangan bayi untuk memegangnya, tapi tidak cukup kecil untuk masuk seluruhnya ke dalam mulut.
  • Membeli mainan yang dapat dicuci dan mainan yang terbuat dari bahan yang tahan lama. Hindari mainan dengan tepi tajam, berduri tajam atau mudah copot dengan bagian-bagian kecil yang bisa jatuh.
  • Perhatikan saat bayi sedang menjajaki objek baru, tapi jangan mengganggu keasyikannya bermain. Jauhkan bayi dari anak-anak lain yang dapat  mengganggu bayi yang sedang asyik bermain.
  • Jangan lupa untuk memberikan stimulan bunyi pada bayi dengan cara mengajak berbicara, mendongeng, membacakan ayat suci, dll dalam kegiatan bayi.
 

8 sampai 12 Bulan

Pada usia ini, hampir semua bayi sudah merangkak dan merayap, banyak berjalan di sekitar ruangan memegang furnitur, dan beberapa sudah mulai berjalan sendiri. Bayi pada usia ini dapat menjatuhkan, melemparkan, menarik, dan meremas benda.  

Beberapa saran untuk bermain pada usia ini adalah:
  • Memberikan mainan yang menantang kemampuan bayi dari menarik, mendorong, melangkah maju ke depan, memutar, menggelindingkan, dll.
  • Memberikan objek untuk dimasukkan ke dalam dan keluar kontainer. Beberapa wadah yang disarankan antara lain: mangkuk plastik, kotak penyimpanan plastik, keranjang, dan kotak sepatu. Pastikan bahwa barang yang dimasukkan ke dalam cukup kecil untuk masuk ke dalam kontainer, tapi terlalu besar untuk masuk ke dalam mulut anak. Beberapa benda yang baik untuk dimasukkan ke dalam wadah antara lain: tutup plastik, bola benang, mainan kayu, dan cincin dari mainan menara tumpuk, dll.
  • Membacakan buku cerita sederhana untuk bayi 
  • Pada usia ini bayi suka untuk bergerak ketika bermain seperti menunggang kuda-kudaan, berayun di kursi anak, naik gerobak atau kereta dorong, dan menari di lengan orang dewasa. Mereka juga suka berloncat loncat di atas lutut orang dewasa dengan iringan nada.
  • Anak-anak pada tahap ini suka bereksperimen, mencoba hal-hal untuk melihat apa yang terjadi.  
  • Anak-anak pada tahap ini suka meniru sehingga bisa bermain pretend play (berpura pura). Mereka bisa berpura-pura tidur, makan, atau mencuci.
https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/236x/c7/89/55/c789557d46191879f6ff8aba72514c11.jpg
www.pinterest.com

12 sampai 18 Bulan

Beberapa saran untuk kegiatan bermain antara lain:
  • Memberikan tempat yang aman (di dalam ruangan dan di luar ruangan) untuk berjalan, bergerak, dan mendaki.
  • Memberikan kesempatan untuk masuk dan keluar, melalui, dan di bawah objek seperti terowongan, lemari, meja, dan sebagainya.
  • Memberikan mainan yang mensimulasikan kegiatan sehari-hari seperti alat makan mini, alat kebersihan mini, kuda kudaan, dll. 
  • Membaca untuk balita, berbicara tentang buku itu dalam kegiatan sehari hari
  • Berpartisipasi dengan anak dalam kegiatan berpura-pura. Biarkan anak 'menuangkan 'Anda segelas susu, dan berikan respon yang positif. Berkan anak kesempatan untuk menyisir rambut atau berpura-pura untuk mencuci wajah Anda. Kemudian, permainan yang memperkaya perbendaharaan kata anak dan melatih anak untuk melakukan kegiatan sehari hari.
  • Mendorong perkembangan bahasa dengan berbicara ketika sedang bermain denagn kata kata yang sederhana. 
  • Kumpulkan gambar sederhana yang mudah dikenali anak untuk berlatih penamaan benda benda.
https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/236x/63/72/80/637280fb593a6c0656cb0e94d1c8eae9.jpg
www.pinterest.com