Beberapa orang tua mungkin pernah mengalami sendiri kasus anak anak yang selalu minta diantar ketika mau ke kamar mandi, atau anak yang tidak mau tidur sendirian atau anak yang tidak mau lampu di dalam kamarnya dimatikan. Atau pernah juga mendengar tanpa sengaja obrolan anak anak yang berkata, "Di situ ada orang berwarna merah nggak ada mukanya...." atau "Di kamar mandi ada yang matanya hijau tapi tiba tiba hilang", "Kalau aku dulu lihat di balik gordyn...", dll.
![]() |
| Gambar dari: www.dreamstime.com |
Apa yang perlu dilakukan oleh orang tua jika mengalami hal ini? mendiamkan saja peristiwa tersebut mungkin kurang tepat karena ditakutkan hal ini akan berpengaruh pada pendidikan mental anak anak, tapi bersikap berlebihan juga bukan sesuatu yang dianjurkan. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah:
Periksa dan pastikan betul betul apakah anak betul betul melihat 'hantu' atau hanya merasa melihat hantu. Anak yang betul betul melihat hantu mampu bercerita tentang apa yang dilihatnya secara mendetail, kapan ia melihatnya dan dalam kondisi apa dia melihatnya. Jika ia termasuk anak yang penakut, tentu ia akan bercerita dengan wajah ketakutan, tapi ada juga yang dapat bercerita denagn santai tentang apa yang dilihatnya. Anak yang sudah mumaiyiz dapat ditanya apakah yang dia ceritakan itu adalah sesuatu yang betul betul dilihatnya atau hanya imajinasinya saja. Untuk anak yang belum mumaiyiz, kita harus mengikuti alur pembicaraannya dan menggunakan perasaan kita sendiri.
- Apakah ia betul betul menceritakan apa yang dilihatnya ataupun tidak, anak perlu mendapatkan pendidikan tentang hal tersebut. Berikan anak anak ilmu tentang 'hantu'. Anak anak perlu tahu bahwa Allah menciptakan banyak makhluk selain manusia seperti binatang, tumbuhan, jin dan setan. Berikan penjelasan pada anak bahwa apa yang dilihatnya, yang disebutnya hantu, itu adalah jin. Jin adalah salah satu makhluk ciptaan Allah. Kita juga bisa bercerita tentang malaikat yang juga tidak mampu dilihat oleh manusia biasa namun bisa dilihat oleh Nabi dan Rasul
- Ajarkan dan contohkan kepada anak bahwa kita tidak perlu takut kepada jin karena jin itu adalah salah satu makhluk Allah yang tidak dapat lari dari ketentuan dan kekuasaan Allah. Ajarkan juga doa doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika melihat makhluk makhluk tersebut.
- Ajarkan kepada anak untuk membaca doa masuk dan keluar kamar mandi agar tidak diganggu oleh jin di dalam kamar mandi, ajarkan anak anak utnuk berdoa sebelum dan sesudah makan, doa sebelum dan sesudah bangun tidur.
- Biasakan anak untuk membaca dan mempelajari Alquran, serta berikan anak anak semangat utnuk mempelajari ilmu agama lebih banyak lagi.
- Ajarkan anak anak tentang kebersihan dan kerapihan. Ceritakan bahwa jin dan setan suka kepada yang kotor dan berantakan.
- Ajarkan anak anak untuk takut kepada Allah yang Maha Mencipta yang bisa menciptakan segala macam makhluk aneh yang kita tidak dapat melihatnya. Allah yang mampu menciptakan dan membinasakan sesuatu, Allah yang menjadikan hari kiamat dan alam akhirat.
- Dan yang terakhir, jangan sekali kali menakut nakuti anak anak denagn kata kata " awas, di sana ada setan....".


























