Rabu, 25 Januari 2017

Kegiatan Anak SD: Mengamati Bunga di sekitar rumah

Walaupun hampir setiap hari kami berjalan pagi ke lingkungan sekitar rumah, tapi tidak setiap hari kami melakukan pengamatan. Berjalan pagi pada awalnya dilakukan utnuk mendapatkan sinar matahari pagi dan melakukan aktivitas motorik saja. Pengamatan dilakukan secara mendadak jika memang ada benda yang aneh dan cukup menarik terdapat di lingkungan kami.

Namun ketika anak anak membawa pulang bermacam macam bunga, saya mencoba untuk mengajak anak usia 7, 5 dan 2 tahun untuk melakukan pengamatan, dokumentasi dan presentasi. Anak anak mendokumentasikan bunga yang dibawa dengan membuat berbagai coretan, juga memotret bunga yang di bawa. Ternyata kegiatan yang saya rencanakan hanya sebagai selingan sebelum belajar selama kurang lebih 5 menit, bertambah menjadi lebih dari setengah jam. Beberapa  bahan pembicaraan ini sebenarnya adalah gabungan dari berbagai topik pelajaran seperti: seni, science, matematika dan tentu saja bahasa Indonesia.Untuk tingkat lanjut bisa ditambahkan ilmu pertanian, pertamanan, landscape, dan lain lain.








Ringkasan kegiatan yang kami lakukan adalah:

1. Memilih bunga yang paling disukai dan menjelaskan mengapa suka dengan bunga tersebut. Bunga berwarna merah. Kami menemukan bunga yang serupa dan mendapatkan namanya setelah mencari di google image. Bunga ini juga menarik karena tidak seperti bunga lain yang memiliki kelopak, bunga ini memiliki banyak bulu berwarna merah  yang tumbuh melingkar membentuk spiral.
2. Menghitung jumlah kelopak bunga. Apakah kelopak bunga berjumlah ganjil atau genap. bagaimana pola yang terbentuk pada bunga? Bunga bougenvil yang kami temukan berjumlah ganjil di bagian dalam dan ganjil di bagian luar, sementara bunga alamanda berwarna putih dan ungu muda berjumlah ganjil.  Ternyata ada juga yang berjumlah genap, hanya 2 kelopak yaitu bunga euphorbia.
(http://www.kebunpedia.com/threads/share-menanam-tanaman-hias-bunga-euphorbia-bunga-cantik-pembawa-keberuntungan.742/)


3. Melihat apakah ada kesamaan antara bunga yang satu dan lainnya dari warna, tekstur, motif dan bau bunga.



Ada juga 2 lembar daun yang berwarna magenta dan oranye yang cukup menarik untuk diambil dan diamati anak anak.

Ada lebih banyak lagi yang bsa kita amati dan belum kami lakukan karena waktu yang terbatas. Antara lain: pada bagian mana bunga dapat tumbuh dan menjadi buah? Bagaimana perubahan bunga sejak kuncup sampai menjadi buah? Seperti apa bentuk pohon bunag bunga tertentu? Bagaimana tinggi pohon tersebut, dll.

Jangan lupa untuk mengajak anak anak untuk mengingat dan bersyukur bahwa semua bunga aneka warna dan bentuk itu adalah ciptaan Tuhan yang Maha Hebat.

#maindiluar #maindialam #playoutside #naturejournal #naturejournaling #learnfromnature

Jumat, 25 November 2016

Origami box untuk tempat kue dan permen

Origami box ini bisa digunakan untuk tempat kue, permen, atau benda benda mungil dan ringan lainnya sebagai hadiah untuk anak anak. Origami box ini dibuat oleh anak ke 3 usia 10 tahun yang memang suka dengan kerajinan tangan.



Untuk yang tidak dapat melihat youtube, bisa melihat foto di bawah ini.
Pertama siapkan kertas, bagi 5 dan bentuk seperti pola di bawah.





Untuk tutup bagian bawah.











Untuk tutup bagian atas



Origami box yang sedang ditutup.

Hasil origami


Origami Capit Buatan Anak Usia 7 Tahun


Sebetulnya motorik halus anak ini (anak ke empat, usia 7 tahun) masih belum cukup untuk membuat sebuah origami yang baik. Maklum saja karena ia tidak mempelajari origami secara khusus. Ia juga bermain lego, bermain tanah, menggambar, memasak dan lain lain. Anehnya untuk origami, ia lebih suka membuat kreasi sendiri dibandingkan melihat instruksi. Ia juga lebih menyukai origami yang bisa dimainkan daripada origami yang dibuat untuk hiasan. Sudah banyak sekali origami mainan yang dia buat, paling banyak tentu saja pesawat kertas. Ada bertumpuk tumpuk origami pesawat di rumah yang sudah rusak karena sering dimainkan dan masing masing memiliki spesifikasi sendiri sendiri. Ini adalah salah satu karya origami bukan pesawat terbang yang pernah dibuatnya .

Katanya ini adalah origami capit yang berfungsi sebagai capit yang dapat mengambil dan memindahkan benda benda kecil yang cukup ringan. Ada beberapa versi lagi setelah origami capit yang sudah dibuatnya ini, dengan sedikit tambahan dan variasi. Setelah selesai, dimainkan sampai kusut dan sobek dan dibuang ke tempat sampah, ia mulai membuat mainan ini kembali dengan sedikit variasi. Kegiatan ini bisa membuatnya terlihat sibuk selama beberapa lama sehingga saya bisa mengalihkan perhatian saya kepada pekerjaan yang lain di rumah.



Akhirnya saya tahu, ia tidak terlalu suka membuat origami berdasar instruksi karena masih kesulitan membaca simbol origami dan instruksi dalam bahasa Inggris. Maklum, kami tidak menggunakan bahasa Inggris di rumah sebagai bahasa sehari hari. Mungkin juga karena contoh origami yang ingin dibuatnya terlalu kompleks untuk anak seusianya.Masalahnya origami yang bagus biasanya memang agak rumit membuatnya.



Sabtu, 19 November 2016

Cerita Dari Seorang Guru Penghafal Al Quran

Guru penghafal Al Quran ini adalah seorang muslimah yang selain mengajar untuk menghafal Quran, beliau juga mengajar di salah satu perguruan tinggi papan atas di Bandung di jurusan dengan peringkat no 1 di dalam perguruan tinggi tersebut. Sekarang beliau sedang mendirikan sekolah pengahfal Al Quran dengan murid usia setara SMP dan SMA. 

Sekolah  ini tidak hanya mengajarkan murid untuk menghafal Al Quran, di sana mereka juga belajar materi akademik, dan materi fardhu ain. Di sana murid murid semua di asramakan dalam sebuah kompleks yang berkehidupan Islam. Pada pertengahan tahun 2016 ini beberapa muridnya ada yang berhasil melanjutkan sekolahnya di universitas Al Azhar di luar negri dan di beberapa PTN.

Ada beberapa hal yang menarik yang dia kemukakan tentang keadaan murid muridnya. Menurut pengamatannya, murid yang sudah menjalani program hafalan Quran dengan disiplin tertentu ini memiliki hati yang sangat sensitif. Maksudnya, kalau kita mengingatkan dan menasehati, mereka akan langsung merasa berdosa, jadi tidak perlu lagi memberi peringatan secara keras, karena ditegur dengan lemah lembut, mereka sudah menurut. 

Yang lebih menarik lagi, jika mereka melakukan sebuah kesalahan, mereka akan mengalami kesulitan dalam menghafal Al Quran. hal ini sudah beberapa kali terjadi dengan beberapa kasus yang berbeda.  Biasanya sang guru setelah melihat salah seorang muridnya mengalami kesulitan dalam menghafal, dia akan memberi waktu tambahan untuk muridnya mengevaluasi dirinya sendiri dan berfikir tentang kesalahan kesalahan yang pernah dibuat sebelumnya. Setelah itu sang guru akan memberikan masukan berupa nasehat dan ajakan agar muridnya mau memperbaiki dirinya.  Biasanya setelah ini murid tersebut dapat menghafal lebih baik dari sebelumnya. 

Saya jadi teringat, ada beberapa pelajar agama yang pernah melakukan kesalahan ketika belajar, lalu mereka jadi kehilangan hafalannya beberapa kitab. Padahal kesalahan tersebut bukan termasuk dalam dosa besar. Hal ini menunjukkan betapa Allah Maha Pengasih, terutama kepada hamba hambaNya yang sedang bersungguh sungguh. Karena Allah terlalu sayang, maka Allah selalu mengingatkan hamba hambaNya ketika berbuat kesalahan, walau itu kesalahan yang kecil saja. Tentu saja kita tidak boleh memandang sebuah dosa kecil sebagai sesuatu yang tidak berarti karena dari dosa kecil itu bisa menuju kepada dosa yang besar. Bagaimana mungkin kita mampu untuk mengkhianati Allah dengan dosa kecil padalah nikmat yang sudah Allah berikan pada kita sungguh luar biasa. 

Gambar dari: http://previews.123rf.com/images/zurijeta/zurijeta0911/zurijeta091100305/5898405-Muslim-praying-hands-Stock-Photo-muslim-prayer-islamic.jpg

Kamis, 17 November 2016

Jamur di Kulit Pohon Pepaya Yang Sudah Mati

Ketika sedang bermain di kebun rumah, anak anak melihat jamur kecil yang tumbuh di kulit pepaya yang sudah mati. Payung jamur itu ketika kuncup lebih kecil dari kelereng . Jamur jamur ini tersebar secara acak di atas kulit daun pepaya. Ketika dilihat lebih lanjut, ternyata jamur tesebut tidak hanya tumbuh di atas kulit daun tapi juga bisa tumbuh di atas batu yang mengandung sedikit serat dan tanah, juga di atas batang pohon yang sudah mati. Kebetulan batu dan batang pohon tersebut berada di dekat kulit pepaya yang ditumbuhi jamur.kemungkinan spora jamur tersebut tersebar sampai ke batu dan batang yang sudah mati tersebut.

Ini adalah jamur yang tumbuh di atas batu.


Ini yang tumbuh di atas batang yang sudah mati.

Ini sekelompok jamur di atas kulit daun pepaya yang sudah mati.


Ketika payung jamur sudah terbuka, jamur ini hanya dapat bertahan selama 1 harian saja.

Rabu, 16 November 2016

Review Tentang App Inventor

Di bawah ini adalah sedikit review dari anak ke dua yang pernah mencoba membuat game aplikasi bersama dengan anak ke satu dengan app inventor. Hasil game bisa dilihat di : http://m-edukasi.kemdikbud.go.id/conten-lomba.php?kode=ME16LOMP30




Apa itu App inventor?

App inventor adalah bahasa pemrograman, digunakan untuk membuat aplikasi android tanpa harus menguasai bahasa Java, Android studio, dll. Untuk membuat aplikasi dengan App inventor, saya tidak perlu mengetik kode-kode, saya hanya perlu untuk memindahkan blok-blok kode yang sudah disediakan untuk dipasang-pasang untuk men-program, dan memindahkan objek objek seperti button, slider, canvas, sensor, dll ke screen-nya.

Apa bagusnya Membuat Game dengan App inventor?

App inventor dapat:
  • Mengeluarkan suara
  • Membuat sebuah objek bergerak
  • Menekan tombol
  • Mendeteksi percepatan, lokasi, waktu saat ini, timer, kemiringan, dll
  • Melihatkan sebuah gambar
  • Menutup aplikasinya sendiri
  • Merekam
  • Menggunakan kamera
  • Melihatkan sebuah video
  • dan lain lain
App Inventor juga memiliki beberapa fitur seperti sensor dengan beberapa blok.


Sensor-sensor berikut dapat digunakan untuk:

  • Mendeteksi getaran dan mengukur percepatan di tiga dimensi, mengunakan satuan meter per detik.
  • Mentranslate barcode
  • Memberitahu waktu saat sekarang, dengan menggunakan jam internet di smartphone, dia juga dapat menunggu selama waktu tertentu (dapat disesuaikan di bahagian script)
  • Memberitahu lokasi
  • Memberitahu kemiringan si smartphone
  • dan lain-lain


Setiap sensor memiliki blok-blok sendiri.
Ini blok-bloknya sensor percepatan:

Blok-bloknya AccelerationSensor
Membuat aplikasi di app inventor memang mudah, tetapi kalau membuat game, agak sulit.

 

Apa kekurangan App inventor Untuk Membuat Game?

Menurut saya app inventor ini bagusnya di bidang aplikasi, bukan untuk membuat game. Game membutuhkan banyak fitur grafik dan animasi. Aplikasi lain seperti Scratch misalnya, lebih banyak mendukung animasi grafis sehingga lebih muda dipakai.

Contohnya fitur clone pada Scratch tidak ada pada application inventor. Hal ini menyebabkan untuk membuat grafis, object harus diperbanyak secara manual. Pada application inventor juga tidak ada efek transparan (ghost effect pada Scratch) sehingga perpindahan layar tidak bisa hilang dengan halus (smooth). Object sprite juga tidak dapat keluar dari layar game yang direncanakan, sehingga harus disembunyikan dengan cara lain.

Berikut adalah kekurangan-kekurangan lainnya:
  • Untuk membuat animasi, app inventor ini tidak terlalu bagus.
    Gerak-geriknya agak kaku, dan tidak dapat dihaluskan lagi.
     
  • Mengapa begitu?
    App inventor ini tidak dapat halus geraknya karena dia menjalankan aplikasi selalu tanpa me-refresh layer smartphone-nya. App Inventor juga tidak dapat men-upload gambar yang vector
  • Kalau diberitahu ada warning, harus mencari glitchnya sendiri
  • Membuat filenya tidak mampu terlalu besar (batasnya 5MB)
  • Kalau filenya terlalu besar (tidak lebih dari 5MB), tidak dapat di connect dengan "AI Companion"
  • Saya tidak dapat membuat sebuah loop yang tidak terbatas (error karena membuat smartphonenya lambat)

Rabu, 09 November 2016

Membuat 'Domino Chain Reaction' Dari Wafer

Ternyata anak anak ingin memainkan wafer yang telah dibeli untuk selingan makan siang.Akhirnya wafer itu dijadikan domino chain reaction. Tentunya sebelum dimainkan, kelereng yang digunakan dicuci terlebih dahulu. Di bawah ini adalah foto dan video dari permainan tersebut. 

1. Kelereng diturunkan dari perosotan

Kelereng yang akan turun diganjal terlebih dahulu dengan wafer

Sisi yang berbeda

2. Setelah jatuh rencananya kelereng akan menjatuhkan barisan wafer yang sudah berdiri.




Barisan wafer
3. Setelah menabrak barisan wafer, kelereng akan menarak menara wafer.

Kelereng akan berhenti setelah menabrak menara wafer

Menara wafer

Catatan:
  • Ukuran wafer yang digunakan memiliki perbandingan lebar dan tinggi yang cukup besar sehingga wafer tersebut sulit diberdirikan . 
  • Beberapa bentuk wafer ada yang melengkung sehingga ketika dibuat menjadi perosotan, perosotan yang dihasilkan kurang halus.
  • Ada beberapa wafer yang retak dan hancur dibagian pinggir yang membuat semakin sulit untuk diberdirikan.
  • Setelah dimainkan, wafer ini dimakan sebagai makanan selingan. Rasanya cukup enak, manis dan renyah.