Selasa, 12 Januari 2016

Hot Air Balloon Failure

Balon terbang adalah sesuatu yang cukup menarik untuk anak anak. Di beberapa tempat seperti di Wonosobo, balon udara dibuat dalam perayaan khusus seperti pada saat Hari Raya Idul Fitri. Video bisa dilihat di sini (Video dibuat oleh Mbak Dian Zakiyah Darajat sebagai Nara sumber): 



Anak anak di rumah ingin sekali melihat balon terbang. Itu sebabnya kami mencari referensi di internet tentang bagaimana cara membuat balon udara panas atau hot air balloon. Ada beberapa sumber yang dapat menjadi rujukan untuk membuat hot air balloon seperti di arvind gupta (disebut hot air bag yang terbuat dari kantong kresek belanjaan) dan di science toy maker. Science toy maker memiliki beberapa video di youtube yang menjelaskan dengan cukup detail mengenai cara membuatnya, lengkap dengan beberapa penjelasan science yang dapat dipahami oleh anak anak usia sekolah dasar.

Secara ringkas, cara kerja hot air balloon adalah mengisi balon dengan udara panas agar molekul udara bergerak lebih cepat. Tekanan udara di dalam balon udara menjadi lebih ringan dibandingkan di luar balon sehingga balon dapat naik ke atas. Pada balon udara, massa total balon udara harus dibuat seringan mungkin agar balon lebih mudah naik ke atas. Perlu juga diperhatikan bagaimana cara memanaskan balon udara yang tidak berbahaya. Untuk balon yang menggunakan bahan bakar minyak tanah, bensin dan api, harus diusahakan agar balon tidak dapat terguling dan api tidak dapat jatuh ke bawah. Arvind Gupta menggunakan toaster untuk memanaskan balon kantong kreseknya sementara science toy maker menggunakan lilin untuk bahan bakarnya.

Percobaan ini menggunakan lilin sebagai bahan pemanas balon. Hal yang pertama dilakukan adalah membuat dudukan untuk lilin dan memasang rangka tempat mengikat balon plastik. 


Awalnya hanya dua buah lilin besar yang dipakai dan wadah bekas kaleng minuman yang dipotong.

Balon udara yang siap diterbangkan
Ternyata setelah dicoba, balon tidak mau naik ke atas. Ada beberapa kemungkinan mengapa balon tidak mau naik ke atas antara lain: panas balon tidak cukup unuk membuat balon naik, atau berat total balon terlalu besar sehingga sulit untuk naik.

Percobaan berikutnya adalah menambah jumlah lilin agar lebih panas, serta mengurangi berat wadah lilin denagn mengganti kaleng aluminium dengan rangka batang dan aluminium foil. Lilin ditambah menjadi 4 buah.

Dudukan lilin diganti dan jumlah lilin ditambah menjadi 4 buah
Namun ternyata belum berhasil juga. Setelah itu jumlah lilin kembali ditambah dan lilin dipahat agar tidak menambah berat balon. Jumlah lilin yang digunakan kurang lebih sekitar 20 buah.

Lilin yang sudah dikecilkan dan ditambah jumlahnya agar api menjadi lebih besar

Lilin yang sudah dinyalakan
Awalnya balon plastik mulai menggelembung dan udara terasa cukup panas.

Balon mulai menggelembung panas

Tapi ternyata setelah lama menunggu, balon belum juga naik dan mulai meleleh karena panas dari api lilin.
Balon yang bolong

Video bisa dilihat di sini:


Setelah kejadian ini percobaan dihentikan sementara karena perlu mencari bahan  kantong plastik besar yang sesuai. Selain itu mungkin lebih menarik jika percobaan dilakukan dengan lebih terukur.

Ternyata setelah mempelajari lebih lanjut, membuat balon udara dengan lilin sebagai pemanas ini tidak mudah. Banyak sekali faktor yang berpengaruh pada balon udara antara lain:  lokasi, ketinggian dari permukaan laut, temperatur udara pada saat itu, ukuran balon, total massa pada balon, jumlah lilin, dll. referensi yang saya lihat adalah balon udara yang diterbangkan bukan di daerah tropis tapi daerah sub tropis sehingga memiliki iklim, ketinggian dan suhu udara yang berbeda dari negara tropis.

Masalah yang timbul ketika membuat balon ini adalah panas balon membakar plastik terlebih dahulu sebelum udara panas di dalam balon bertambah. Hal ini membuat plastik meleleh sebelum udara dipanaskan oleh lilin.  Solusinya mungkin dengan membuat memilih material plastik yang titik lelehnya lebih tinggi, dan juga cukup ringan, atau denagn mengurangi jumlah lilin agar panas di dalam kantong naik perlahan lahan. Solusi lain adalah dengan mengganti bahan plastik denagn bahan lain yang tidak mudah terbakar seperti kertas minyak.

Kita dapat memanfaatkan eksperimen yang telah dilakukan di: http://www.overflite.com/power.html sebagai studi banding. Untuk 1 cubic foot volume balon dengan 7 lilin dan memiliki gaya angkat 0.25 ounces apda suhu 20.5 derajat celsius. Untuk 5 cubic foot (0.141m3) denagn 20 lilin memiliki gaya angkat 1.25 ounces pada suhu 20.5 derajat celsius.

Kamis, 05 November 2015

Dari Mata Turun Ke Hati

Seorang ibu tiba tiba menghindarkan pandangannya sambil berbisik... "waduh.. " ketika sedang mengatur layar monitor yang menampilkan pertunjukan nasyid. Screenshot yang ditampilakn pada saat itu adalah close up wajah penasyid pria. Anak anak solehah yang menjadi penonton otomatis bertanya, "Mengapa ibu seperti itu?".. jawab ibu, " iya, karena pandangan mata itu berbahaya, sebaiknya seorang wanita tidak memandang laki laki yang bukan muhrimnya untuk menjaga dirinya, begitu juga sebaliknya".

Dari: komdafsh.wordpress.com
Anak anak solehah yang menjelang dan sudah akil baligh seketika merasa malu dan merona pipinya. Setelah itu acara menonton nasyid dilanjutkan seperti biasa. Setelah itu pembicaraan beralih pada kisah Nabi Yusuf yang dengan ketampanannya dapat membuat kekacauan bagi banyak wanita. Banyak tangan wanita yang mulai tersayat ketika sedang mengupas mangga dengan satu pandangan mata kepada Nabi Yusuf yang sedang lewat. 

Satu hal yang dapat terjadi ketika pertemuan pandangan mata yang berbeda jenis kelamin adalah lupa. Dan lupa yang paling menakutkan adalah lupa akan keberadaan Allah. Sudah menjadi fitrah manusia yang mudah sekali terpesona denagn keindahan makhluk ciptaan Allah, tapi juga lupa dengan Siapa yang menciptakannya. Lupa ini akan membuat seorang makhluk berjarak denagn Penciptanya, dan yang lebih berbahaya lagi ia lebih memusatkan perhatian kepada makhluk ciptaanNya.. jarak yang makin besar ini membuat manusia makin jauh dan jauh dari Penciptanya. Akhirnya, siapakah yang ia perTuhankan jika yang ia ingat sehari hari hanya makhluk ciptaanNya?

Ada banyak hal yang dapat kita alami jika kita tidak menjaga pandangan mata antara lain: pandangan dapat membuat kita bermimpi dan berangan angan yang tidak perlu sehingga waktu habis sia sia dan mubazir, pandangan dapat membuat diri tidak fokus dengan pekerjaan yang harus dilakukan, dll. Pandangan mata adalah salah satu pintu yang mendorong perbuatan zina, setidak tidaknya zina mata. Pandangan mata juga dpat mengganggu fikiran sehingga menghambat fikiran dan ilmu yang sedang kita pelajari. 

Di lain pihak jika kita sedang bepergian, bekerja atau sekolah, pergaulan dengan lawan jenis hampir tidak dapat dihindarkan. Kita perlu bersyukur karena Islam telah mengatur adab adab bergaul dnegan lawan jenis yang bukan muhrimnya sehingga tidak perlu membuat sendiri aturannya. Beberapa aturan mengenai pergaulan dengan lawan jenis antara lain:

  • Menjaga diri walaupun berada di tempat publik dengan mengatur tempat duduk, tempat beraktivitas dll. Beberapa ruangan kelas atas inisiatif muridnya sudah mulai mengatur tempat duduk pelajar pria dan wanita. Untuk tempat pemberhentian bis, tempat duduk di taman, kita bisa mengatur tempat tersebut sebaik baiknya. 
  • Bawalah kawan ketika ingin berinteraksi dengan lawan jenis sehingga tidak hanya berdua saja. 
  • Membuat urusan seperlunya saja dengan lawan jenis, dan menyelesaikannya dengan cepat dan tidak bertele tele. 
  • Memakai pakaian yang diperbolehkan oleh syariat dan tidak berlebihan dalam berpakaian. 
  • Berkata kata dengan intonasi yang tegas dan datar serta seperlunya ketika sedang berdiskusi.
  • Tetap menundukkan pandangan sebisanya tanpa menyinggung perasaan lawan bicara. 

Selasa, 03 November 2015

Hoax Kikil dan Kuping Babi


Saya mendapat berita ini dari grup masak Langsung enak. Dan ternyata setelah googling, sudah ada yang menampilkan berita ini di :

https://www.ahligizi.info/awas-kikil-babi-dalam-campuran-kikil-sapi/
Dari sana saya menemukan bahwa informasi ini berasal dari salah satu account facebook ini:


Dan sudah ada lebih dari 2000 orang yang membagikan berita ini di facebook. Konon ia menemukan kuping babi di dalam kikil yang dibeli oleh ibunya. Gambar nya seperti ini:


Berita ini tentu saja bisa membuat kaum muslim menjadi panik bercampur jijik dan mual. Saya tidak tahu bagaimana cara ia begitu yakin bahwa apa yang ditemukannya adalah kuping babi dan bagaimana kikil tersebut bisa tercampur, jika benar itu kuping babi.

Dari googling saya menemukan bahwa bentuk kuping babi itu seperti ini:

Gambar dari: http://www.davidschiller.com/wp/2010/11/in-a-pigs-ear/
Gambar dari: http://www.davidschiller.com/wp/2010/11/in-a-pigs-ear/

Dan jika sudah dimasak seperti ini: 

http://www.foodspotting.com/places/82444-kamseng-/items/1292742-kuping-babi
Jika dibekukan dan siap masak seperti ini: 
fjb.kaskus.co.id
Dari gambar gambar di atas tampak jelas kalau bentuk yang ditemukan di dalam kikil tersebut berbeda dengan bentuk kuping aslinya. Jadi kita perlu berhati hati jika menemukan informasi yang memang cukup bikin kaget ini. Berhati hatilah dengan apa yang kita kabarkan baik lisan dan tulisan, karena kita akan mempertanggung jawabkan apa yang telah kita katakan di akhirat kelak. 

Senin, 26 Oktober 2015

Jika Anak Menolak Perintah Kita

Ada beberapa masalah yang harus diselesaikan ketika anak anak menolak apa yang diperintahkan antara lain:
Gambar dari: www.vectorstock.com
  • Kurangnya intensitas hubungan personal 
    Walaupun tinggal dalam satu rumah atau berada dalam satu ruangan, belum tentu orang tua dan anak saling kenal dan bergaul satu sama lainnya . Hubungan personal antara anak dan orang tua perlu dibangun agar bisa tetap saling mengenal. Kita tentu akan sulit melaksanakan perintah dari orang yang kita tidak kenal. Hubungan personal bisa ditingkatkan denagn melakukan perbincangan ketika sedang makan bersama, melakukan kegiatan bersama sama, atau sekedar menemani anak melakukan sesuatu di mana saja. 
  • Ada kebutuhan anak yang belum terpenuhi seperti kebutuhan untuk berbicara, bercerita, belajar, bermain, makan minum dan istirahat. Periksa kembali apakah seluruh kebutuhan anak sudah terpenuhi dengan baik sesuai dengan umurnya. 
  • Perintah yang kurang dipahami oleh anak. Sampaikan perintah dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak. Latihlah anak untuk dapat berkomunikasi secara verbal dengan baik dan benar.
  • Perintah terlalu sulit dilaksanakan tetapi anak tidak bisa menjelaskan kesulitannya.  Bisa saja anak sudah mengerti apa yang diperintahkan orang tua kepadanya, tapi ia tidak mampu melakukannya dan tidak mampu menjelaskan mengapa ia tidak mampu melakukannya. Buat perintah yang mudah dilaksanakan oleh anak sesuai dengan umur dan kemampuannya. Periksa kembali kemampuan anak berkomunikasi, jika anak mengalami hambatan komunikasi, cari tahu apa penyebabnya. Apakah anak mengalami hambatan komunikasi secara teknis atau psikologis. Kesulitan secara teknis dapat diselesaikan dengan banyak latihan komunikasi verbal, sementara gangguan psikologis mungkin dapat diselesaikan dengan meningkatkan hubungan personal. 
  • Anak tidak termotivasi untuk melakukan pekerjaan tersebut karena tidak ada hukuman, penghargaan atau alasan yang kuat. Berikan anak pelajaran agama terutama akhlaq dan adab terhadap orang tua agar termotivasi untuk patuh melaksanakan perintah. Berikan juga contoh yang baik. Sekali sekali berikan rewardpenghargaan dan hadiah jika anak sudah mampu melaksanakan perintah dengan baik. 
  • Anak mengalami kejenuhan luar biasa karena terlalu sering diberi perintah. Buat skala perintah secara berjenjang, mulai dari perintah yang tidak dapat ditawar karena dapat membahayakan keselamatan anak, sampai perintah yang dapat dinegosiasikan.
  • Lingkungan kurang mendukung anak untuk melaksanakan perintah dari orang tua. Ada contoh yang kurang baik yang dilihat oleh anak baik dalam lingkungan keluarga dan di luar keluarga. Periksa kembali pengaruh dari luar seperti kawan kawan, bacaan, tontonan, cerita dari keluarga, dll yang dapat berpengaruh pada anak`
  • Orang tua terlalu sibuk untuk memastikan perintah telah dilaksanakan sehingga tidak ada perbedaan jika perintah dilaksanakan atau tidak. Lakukan chek dan re-check setelah memberikan perintah.
  • Masalah lain yang tidak diketahui dengan pasti.  Perbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia agar mendapat petunjuk dan bimbingan dari Allah.



Sabtu, 24 Oktober 2015

Shalat Yang Khusyu Membawa Kebaikan, Bukan Gangguan

Seorang ibu  merasa terganggu ketika anaknya shalat. Mengapa? karena sang anak melakukan shalat dengan  membaca kuat kuat bacaan shalatnya.....Maka terjadilah dialog antara ibu dan anak:
"Mas, kenapa koq shalat aja jadi mengganggu... kenapa bacaan shalatnya dibaca keras sekali?"
"Iya, Bu, biar betul bacaan shalatnya...kan shalat itu harus bagus dan khusyu.."
"Mas, khusyu itu ada di dalam hati dan tidak bisa diusahakan dengan cara berteriak teriak ketika shalat..kalau mau khusyu pada saat shalat kita harus betul betul menguasai ilmu tentang shalat, melakukannya sebaik baiknya serta memohon pada Allah agar diberi hadiah khusyu dalam shalat..."....


Kalau seseorang sudah melakukan ibadah shalatnya dengan benar, shalat itu akan menjaganya dari perbuatan keji dan mungkar. Shalat yang dilakukan dengan bersungguh sungguh akan membawa banyak kebaikan, bukan keburukan dan gangguan. Kita bisa mengingat kembali begitu banyak kemenangan yang diperoleh para Sahabat yang melakukan shalatnya denan sungguh sungguh. Bahkan Sayidina Umar memerintahkan prajurit perang untuk memperbaiki shalatnya ketika berperang, dan setelah itu mereka mendapat kemenangan.

Begitu halusnya akhlaq para sahabat Rasul sehingga menjaga shalat dilakukan ketika sedang shalat dan juga sebelum dan sesudah shalat. Adzan yang dikumandangkan bukan denagn teriakan dan gangguan, tapi dengan suara yang indah dan merdu sehingga setiap orang akan tersentuh perasaannya,  persiapan shalat dibuat dengan tertib dengan rasa cemas dan takut tidak dapat melakukan shalat dengan sebaik baiknya, setelah shalat kembali beraktivitas sebaik baiknya denga tetap menjaga akhlaq dan perilaku.

Jika Anak Melihat Hantu

Beberapa orang tua mungkin pernah mengalami sendiri kasus anak anak yang selalu minta diantar ketika mau ke kamar mandi, atau anak yang tidak mau tidur sendirian atau anak yang tidak mau lampu di dalam kamarnya dimatikan. Atau pernah juga mendengar tanpa sengaja obrolan anak anak yang berkata, "Di situ ada orang berwarna merah nggak ada mukanya...." atau "Di kamar mandi ada yang matanya hijau tapi tiba tiba hilang", "Kalau aku dulu lihat di balik gordyn...", dll. 

Gambar dari: www.dreamstime.com


Apa yang perlu dilakukan oleh orang tua jika mengalami hal ini? mendiamkan saja peristiwa tersebut mungkin kurang tepat karena ditakutkan hal ini akan berpengaruh pada pendidikan mental anak anak, tapi bersikap berlebihan juga bukan sesuatu yang dianjurkan. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah: 

Periksa dan pastikan betul betul apakah anak betul betul melihat 'hantu' atau hanya merasa melihat hantu.  Anak yang betul betul melihat hantu mampu bercerita tentang apa yang dilihatnya secara mendetail, kapan ia melihatnya dan dalam kondisi apa dia melihatnya. Jika ia termasuk anak yang penakut, tentu ia akan bercerita dengan wajah ketakutan, tapi ada juga yang dapat bercerita denagn santai tentang apa yang dilihatnya. Anak yang sudah mumaiyiz dapat ditanya apakah yang dia ceritakan itu adalah sesuatu yang betul betul dilihatnya atau hanya imajinasinya saja. Untuk anak yang belum mumaiyiz, kita harus mengikuti alur pembicaraannya dan menggunakan perasaan kita sendiri.

  • Apakah ia betul betul menceritakan apa yang dilihatnya ataupun tidak, anak perlu mendapatkan pendidikan tentang hal tersebut.  Berikan anak anak ilmu tentang 'hantu'. Anak anak perlu tahu bahwa Allah menciptakan banyak makhluk selain manusia seperti binatang, tumbuhan, jin dan setan. Berikan penjelasan pada anak bahwa apa yang dilihatnya, yang disebutnya hantu, itu adalah jin. Jin adalah salah satu makhluk ciptaan Allah. Kita juga bisa bercerita tentang malaikat yang juga tidak mampu dilihat oleh manusia biasa namun bisa dilihat oleh Nabi dan Rasul
  • Ajarkan dan contohkan kepada anak bahwa kita tidak perlu takut kepada jin karena jin itu adalah salah satu makhluk Allah yang tidak dapat lari dari ketentuan dan kekuasaan Allah. Ajarkan juga doa doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika melihat makhluk makhluk tersebut.
  • Ajarkan kepada anak untuk membaca doa masuk dan keluar kamar mandi agar tidak diganggu oleh jin di dalam kamar mandi, ajarkan anak anak utnuk berdoa sebelum dan sesudah makan, doa sebelum dan sesudah bangun tidur.
  • Biasakan anak untuk membaca dan mempelajari Alquran, serta berikan anak anak semangat utnuk mempelajari ilmu agama lebih banyak lagi. 
  • Ajarkan anak anak tentang kebersihan dan kerapihan. Ceritakan bahwa jin dan setan suka kepada yang kotor dan berantakan.
  • Ajarkan anak anak untuk takut kepada Allah yang Maha Mencipta yang bisa menciptakan segala macam makhluk aneh yang kita tidak dapat melihatnya. Allah yang mampu menciptakan dan membinasakan sesuatu, Allah yang menjadikan hari kiamat dan alam akhirat.
  • Dan yang terakhir, jangan sekali kali menakut nakuti anak anak denagn kata kata " awas, di sana ada setan....".


Minggu, 18 Oktober 2015

Balon Udara Panas

Sulit membuat benda denagn kepadatan yang lebih ringan agar balon dapat mengapung karena kepadatan udara yang cukup kecil yaitu sekitar 1.25 kg/m3. Agar balon dapat naik ke atas, dibutuhkan gas dengan kepadatan lebih ringan dibandingkan udara sekitar.

Salah satu cara adalah dengan membuat balon udara panas . Balon udara panas dibuat dengan cara memanaskan udara yang berada di dalam balon. Kalau suhu udara di dalam kulit balon naik, gas ada yang keluar sehingga berat balon berkurang dan balon akan naik, begitu juga sebaliknya.

Dari: http://7428.net/2013/03/hot-air-balloon-baby-dreams.html

Bahan kulit balon biasanya yang terbuat dari campuran karet dan plastik. Karet dan plastik tidak tahan lama terhadap suhu yang tinggi. Agar balon dapat tahan lama, dibutuhkan pilot balon udara yang handal untuk menjaga agar kulit balon tidak terkena udara yang terlalu panas, atau kulit balon akan meleleh dan bolong.

Ketika balon naik semakin tinggi,  lapisan udara semakin tipis dan tekanan semakin berkurang. Hal ini menyebabkan gaya apung balon berkurang dan balon tidak bisa naik ke atas lapisan udara yang lebih tinggi. Ini berarti balon telah mencapai "flight ceiling" sehingga berperilaku seperti mengambang

Pada saat udara dingin, kepadatan udara di luar balon lebih besar dibanding di dalam kulit balon. Kepadatan yang lebih kecil di dalam kulit balon menyebabkan balon lebih mudah naik ke atas, begitu juga sebaliknya.


Cara lain untuk membuat balon naik ke atas adalah dengan mengisi balon dengan gas yang memiliki partikel yang lebih ringan seperti helium. Partekel atom helium lebih kecil dibanding partikel udara. Dalam tekanan dan suhu yang sama, helim dan udara memilik kepadatan yang sama. Berat helium hanya 14% dari berat udara sehingga jauh lebih ringan.