Selasa, 14 Februari 2017

Kupu Kupu Atlas Di Halaman Rumah

Bagian kepala kupu kupu atlas dari depan
Ini adalah hasil foto dari no 1 di rumah ketika menemukan Kupu Kupu Atlas. Beberapa foto ini menggunakan lensa macro, beberapa menggunakan lensa biasa. Kupu kupu atlas ini sebenarnya adalah ngengat tapi dipanggil deangn nama kupu kupu atlas. Kupu kupu Atlas ini adalah ngengat terbesar di seluruh dunia dan hanya terdapat di Asia Tenggara.

Kupu atlas di atas daun. Nampak sebagian sayap sudah mulai koyak
Ulat dari kupu atlas ini berwarna hijau gemuk dan berbulu. Ulat kupu kupu atlas ini gemuk untuk menyhediakan cadangan makanan ketika menjadi kupu kupu. Ketika menjadi kupu kupu ia sudah tidak dapat makan karena tidak memiliki mulut. Yang akan dilakukannya hanyalah berkembang biak, bertelur, lalu mati.

Bentuk ujung sayap menyerupai kepala ular

Salah satu bagiannya yang cukup menarik adalah pola kepala ular yang berada di ujung sayapnya. Pola ini digunakan untuk menakut nakuti pemangsanya.




Bercerita Tentang Kota, SimCity dan Smart City

Trotoar Kota Bandung

Suatu hari sehabis berjalan jalan keluar rumah...."Wah... kota Bandung sekarang sudah semakin bagus, banyak taman taman, trotoar yang luas untuk pejalan kaki, sampai ada kursi yang disediakan di sepanjang trotoar untuk beristirahat sejenak"... 

Alun Alun Bandung

"tapi memang, masih ada kemacetan di sana sini, masih ada fasilitas umum yang rusak, masih ada sampah dan lain lain. "

Bandung di hari libur, masih ada kemacetan.

Perkembangan kota di masa ini sebenarnya sudah jauh lebih baik  dibandingkan zaman dahulu kala. Kalau kita pernah bermain game SimCity kita dapat mengetahui bahwa mengurus kota itu tidak mudah. Ada banyak masalah yang harus diselesaikan seperti kenyamanan, ekonomi, keamanan, pendidikan, kesehatan, dan lain lain.

Pengaturan transportasi  kota , gambar ilustrasi dari: http://gaming.stackexchange.com/questions/110424/what-is-a-good-road-layout-when-starting-up-a-city
Untuk memenuhi kebutuhan penduduk Sim City, banyak sekali yang harus diatur seperti: listrik, air, transportasi, peruntukan lahan, perumahan, keamanan, dan lain lain). Kalau penduduk kurang nyaman, mereka akan pergi ke kota lain dan pajak pendapatan tempat tersebut menjadi berkurang dan lambat laun daerah tersebut menjadi miskin dan bangkrut. Adanya bencana tidak terkendali juga bisa merusak perkembangan kota yang sudah berjalan dengan baik.

Bencana kebakaran di tengah kota, simulasi Simcity, gambar dari: http://www.blogcdn.com/www.joystiq.com/media/2012/06/simcityfightfires.jpg
Pada kenyataannya mengurus kota jauh lebih sulit dari simulasi game komputer. Permasalahan di kota melibatkan seluruh penduduk kota dan terkadang satu permasalahan bisa berkaitan dengan masalah lainnya. Jumlah kecelakaan misalnya, berpengaruh pada jumlah penduduk yang mengalami kematian yang secara tidak langsung berpengaruh pada tingkat kesejahteraan sosial, jumlah fasilitas perdagangan bisa berpengaruh pada jumlah pengangguran dan  pada kondisi sosial ekonomi setempat. Masalah infrastruktur bisa menghambat kegiatan ekonomi dan kegiatan masyarakat lainnya. Kebijakan Pemerintah kota dapat mempengaruhi kehidupan penduduk kota baik dari segi ekonomi, pendidikan, kesejahteraan sosial dan lain lain. Namun kita patut bersyukur bahwa hampir sebagian besar kota di Indonesia pada masa ini sudah mengalami banyak kemajuan. 

Ada banyak perubahan yang  berpengaruh pada perkembangan kota berbeda dari zaman dulu antara lain: perkembangan teknologi yang pesat, era keterbukaan dan transparansi yang semakin gencar, juga tingkat pendidikan penduduk yang semakin meningkat sehingga memiliki kemampuan berfikir yang lebih kritis. 

Pada zaman dahulu kala, banyak sekali masalah perkotaan yang pernah ditemukan antara lain:

Birokrasi dan Perizinan

Struktur organisasi dalam pemerintahan sangat berlapis, jika ingin mengajukan usulan, meminta surat keterangan, mengambil ijazah atau  mengajukan keluhan misalnya, jalur untuk mengajukan usulan sangat berbelit belit. Ini memakan waktu yang cukup lama dengan pekerjaan surat menyurat yang cukup banyak. Hal ini disebabkan perlu ada dokumen, koordinasi serta izin dari pihak yang yang terkait. Pada zaman dulu kita sulit mendapatkan izin atau surat keterangan dalam waktu yang singkat, sering sekali kita mendapatkan jawaban, silahkan tunggu, usulan sedang dalam proses. Proses ini biasanya berlangsung secara tertutup. Yang kita perlu ingat, proses yang lambat akan menghabiskan waktu yang lebih lama,  yang secara tidak langsung akan menyebabkan kerugian dan menghambat perkembangan kota.

Masalah koordinasi

Salah satu contoh maslah koordinasi adalah pekerjaan galian saluran atau gorong gorong. Ada berbagai departemen yang mungkin berencana melakukan pekerjaan galian  infrastruktur dalam waktu yang sama. Jika koordinasi dilakukan dengan baik, pekerjaan bisa dilakukan secara serempak sehingga pengguna jalan tidak akan terganggu berkali kali dengan pekerjaan galian.

Paperwork yg banyak

Pembuatan dokumen adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari dalam segala bentuk aktivitas kota,. Dokumentasi dilakukan pada Institusi pendidikan, kesehatan, pemerintahan, dll. Pada zaman dahulu, rumah sakit memiliki rekam jejak pasien dalam jumlah sangat banyak dan membutuhkan ruang yang besar, begitu juga dengan perpustakaan, pendidikan, dan lain lain. Dengan nilai lahan yang semakin tinggi kebutuhan ruang yang banyak untuk dokumentasi ini  akan menghabiskan biaya yang cukup besar. Penggunaan kertas yang banyak juga akan menghabiskan bahan baku pembuat kertas yaitu pohon yang akan menimbulkan masalah lingkungan.

Masalah masalah seperti di atas, sekarang sudah dapat diselesaikan dengan Teknologi Informasi yang  cukup berkembang di masa ini. Teknologi Informasi ini dapat dimanfaatkan untuk membuat kota menjadi Smart City. Ada banyak sekali kemajuan di bidang Teknologi Informasi yang dapat dimanfaatkan seperti:

Teknologi Internet

Di kota besar, akses internet mudah didapat. Aktivitas ekonomi, pendidikan, dan lain lain banyak yang sudah menggunakna fasilitas internet. Adanya internet membuat komunikasi dan transfer informasi berlangsung lebih cepat. Contohnya: di sekolah,  mempelajari sesuatu menjadi lebih mudah dengan akses internet. Pada bidang ekonomi, internet menimbulkan fenomena jualan on line, dan marketing denan cara baru, di media komunikasi, streaming, kolaborasi,  video call dan lain lain sudah semakin mudah. 

Big Data

Komputer sekarang sudah mampu menyimpan data dalam jumlah besar. Data dalam jumlah yang banyak bisa diproses menjadi data sesuai kebutuhan pemakai dalam bentuk grafik ataupun angka dalam waktu yang cukup singkat. Pengambilan data dalam jumlah besar mampu meberikan informasi yang lebih mendetail sehingga pengambilan keputusan dapat dilakkan lebih tepat. Big data bdapat dimanfaatkan dalam bidang kesehatan transportasi, keamanan, pendidikan, lingkungan, dan lain lain.

Open Data

Di zaman ini  era keterbukaan, transparansi dan partisipasi masyarakat semakin meluas. Masyarakat tidak dapat lagi ditempatkan sebagai objek pembangunan, tapi ingin diikutsertakan dan berpartisipasi dalam pembangunan kota. Mudahnya transfer informasi dan komunikasi mendukung hal ini terjadi. Partisipasi ini tentu diharapkan dapat membantu  perkembangan kota menjadi lebih baik lagi. Bidang IT juga mendukung perkembangan ini dengan Open Data.  (Jika ingin mengetahui lebih lanjut bisa dilihat di sini: https://blog.gamatechno.com/alasan-open-data-perlu-diwujudkan/).

Perkembangan Software dan Hardware

Kalau zaman dahulu software sulit didapat dan sangat mahal, sekarang ada open source software yang membuat ahli di bidang IT dapat berkarya lebih mudah, juga memiliki jaringan komunitas untuk berdiskusi. Hardware seperti aneka sensor, kamera cctv, gps, dan lain lain sekarang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan seperti keamanan, traveling, pemetaan, transportasi.

Seluruh alat bantu ini sangat berpotensi untuk membantu segala kegiatan yang berlangsung di dalam  kota. Contohnya: 

Bidang Pendidikan

Teknologi IT bisa membuat akses informasi dalam perpustakaan, sekolah, menjadi lebih mudah dan terintegrasi. Forum diskusi dan komunitas lebih mudah dibuat, dipelihara dan didokumentasikan. Kemajuan IT bahkan sudah dapat digunakan untuk mendeteksi plagiatisme. Dalam bidang pendidikan ini cukup berguna utnuk mendeteksi jurnal penelitian yang diplagiat, pidato yang ditiru, atau mendeteksi informasi yang diambil tanpa mencantumkan sumbernya. (Software deteksi plagiatisme sudah pernah dibuat, seperti informasi di sini: https://blog.gamatechno.com/compare-melanie-trump-and-michelle-obama-speech-plagiarism-approach/)

Transportasi

Salah satu masalah dalam bidang transportasi adalah kemacetan. Kemacetan dapat berpengaruh pada pengadaan barang yang secara tidak langsung berpengaruh pada proses pembangunan dan ekonomi, pada bidang pariwisata, juga di saat ada bencana. Masalah ini dapat diselesaikan denagn perencanaan transportasi yang baik. Namun di lapangan, Teknologi IT berbentuk software dan GPS juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan informasi dan lokasi kemacetan, membantu koordinasi pengaturan lalu lintas yang macet secara real time, dan lain lain.

Pertanian

Data kondisi tanah, serta data lain yang dibutuhkan untuk meningkatkan hasil panen yang banyak dan berkualitas dapat dimanfaatkan oleh petani seperti yang disebutkan di sini: https://blog.gamatechno.com/penerapan-big-data-indonesia/). 

Pembangunan perumahan 

Pengadaan barang menjadi lebih mudah, dan lebih fleksibel, dengan monitoring yang lebih baik, bahkan dpat dilakukan secara real time jika dibutuhkan. Adanya sistem informasi yang integrated memujngkinkan koordinasi dengan bagian lain menjadi lebih mudah sehingga masalah kemacetan akibat pengadaan, gangguan ketika proses pembangunan dapat dikurangi. 

Infrastruktur

Pekerjaan infrastruktur bisa lebih terintegrasi. Pekerjaan menjadi lebih efisien karena koordinasi perubahan dan pemantauan secara real time dapat dilakukan jika dibutuhkan.

Kesehatan, 

Bagian medical record menjadi paperless, terintegrasi, jumlah antrian panjang dihindari, akses data dan pemeliharaan alat medis lebih mudah dilakukan, dokumentasi dan tagihan pasien juga lebih mudah. Lengkapnya di sini: https://blog.gamatechno.com/masalah-dokter-dan-klinik-gigi/

Bencana

Bencana menjadi lebih cepat ditangani karena informasi yang lengkap. Koordinasi antar bidang seperti logistik, transportasi, dan lain alin dapat dilakukan lebih cepat. 

Birokrasi dan Perizinan

Perizinan menjadi lebih cepat, birokrasi lebih terbuka. Adanya open data menyebakan kontrol publik memungkinkan.

Pariwisata

Kota yang nyaman membuat pada turis lokal dan asing betah, sehingga mereka akan datang kembali pada waktu mendatang.

Kita bisa lihat, banyak sekali teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk meingkatkan kualitas layanan kota. Teknologi Smart City ini sudah digunakan di kota kota di manca negara antara lain di : Amsterdam, Barcelona, India,  Columbus Ohio, dan lain lain). Bagaimana perkembangan Smart City Di Indonesia? Di Indonesia sendiri sudah banyak kota yang mulai beranjak memanfaatkan teknologi IT ini seperti di Bandung, Solo, dan Denpasar.


Pemakaian teknologi informasi ini tentu saja membutuhkan biaya dan usaha yang besar seperti biaya pembuatan software, pemasangan infra struktur, sosialisasi antar departemen serta sosisalisasi kepada masyarakat. Hal ini yang perlu dipertimbangkan oleh para pengambil keputusan dalam kota. Sebanyak apa teknologi ini akan dimanfaatkan dan seberapa banyak usaha yang akan dilakukan untuk mendukung perkembangan kota tentu saja kembali di tangan pengambil keputusan. 

Teknologi Smart City tentu tidak dapat menyelesaikan semua permasalahan kota seperti sumber daya yang terbatas, pengangguran, kemiskinan, dan lain lain, namun Smart City dapat membantu mempermudah manajemen kota menjadi lebih terintegrasi. Dengan teknologi ini diharapkan kita bisa mendapatkan kota yang lebih nyaman, dan memiliki perkembangan kota yang cukup baik sehingga bisa menghadapi tantangan masa depan.

Sabtu, 11 Februari 2017

Cerita Anak Yang Memelihara Kupu Kupu Yang Tidak Dapat Terbang

Ini adalah cerita dari anak usia 10 tahun tentang pengalamannya memelihara kupu kupu. 


Uu (Keluar dari kepompong : 19/01/2017 - Mati: 30/01/2017) adalah kupu-kupu jenis "Papilio Memnon" jantan yang aku pelihara. 

 
Aku mengetahui jenis kupu kupu ini dari Google Image. 

Kupu kupu Papillio Memnon yang tidak cacat.
Rupanya sebelum menjadi kupu kupu, kemungkinan besar ia adalah ulat yang memakan daun jeruk di halaman rumahku karena salah satu makanan kupu kupu Papilio Memnon adalah daun jeruk. 

Pagi itu adalah hari Kamis. ketika aku keluar dari rumah, aku melihat seekor kupu-kupu yang baru keluar dari kepompongnya, ketika aku melihat kupu-kupu itu, kukira sayapnya masih basah karena itu aku pindah dia dari tempat yang teduh ke tempat yang terik supaya dia bisa berjemur sambil membentangkan sayapnya. 

Setelah beberapa lama, aku datang untuk melihatnya, rupanya sayapnya belum juga terbentang. Aku masih mengira bahwa sayapnya masih basah dan bisa membentang, lalu akupun meninggalkannya. Namun ketika hari telah sore, sayapnya masih belum juga terbentang. Pada saat itulah aku merasa bahwa sayapnya sudah kering walaupun dalam keadaan masih kusut. Pada saat itu juga aku merasa bahwa dia, kalau tidak dipelihara, akan mati dimakan semut atau binatang pemangsa lainnya, maka aku pun membawanya ke kebun di rumahku. Kupu kupu itu kuberi nama Uu.

Setelah itu aku langsung memberinya madu yang dituang ke dalam tutup gelas plastik berwarna biru. 

Aku juga membuat sarang berbentuk kotak untuk tempatnya tidur dan istirahat, juga membuat tempat bertengger agar dia bisa bertengger dengan nyaman. Bagian bawah kotak aku lapisi dengan kertas yang dapat dibuang jika Uu membuang kotoran di sana. 

 
Pada malam hari Uu dibawa ke dalam rumah sementara di pagi hari ia kubawa keluar agar dapat merasakan suasana pagi serta menikmati hangatnya  matahari. Rupanya Uu senang sekali berada di luar pada pagi hari. Ia berusaha mengepak ngepakkan sayapnya agar bisa terbang, namun ia tidak mampu. Kasihan sekali. Ia terus melakukan itu sehingga terkadang aku menemukannya dalam keadaan jatuh dengan sayap yang agak koyak. 

Ketika pagi tiba, aku melihatnya dan menyalakan lampu yang berada di tempat Uu tidur, ketika aku menyalakan lampu, biasanya dia bangun. Aku mengetahui dia sudah bangun karena dia mengepak-ngepakkan sayapnya 

Jadi kegiatan Uu sehari hari selama hidupnya di rumah adalah Bangun pagi, berjemur, makan madu, tidur dalam kotak, makan madu sebelum sore, berada di kebun di sore hari, Setelah itu Uu  masuk ke dalam rumah, lalu diberi makan madu lagi. Biasanya pada malam hari sekitar jam 8, ia sudah tidak bergerak dan tidur. 

Cara aku memberi makan Uu adalah dengan menggunakan tusuk gigi, celupkan tusuk gigi ke dalam madu, selipkan ditengah-tengah belalai yang sedang menggulung dengan hati-hati lalu tuntun belalainya kedalam wadah madu. Dia akan meminum madu tersebut dan berhenti sendiri ketika sudah kenyang. 






Hari demi hari berlalu dan kondisi Uu semakin menurun. Bagian tubuhnya yang terlihat besar saat keluar dari kepompong lama lama mengecil. Sayapnya sudah banyak yang koyak. 




Tapi ia masih terus bergerak gerak terutama ketika sedang berjemur di pagi hari. Ia juga tetap makan madu setiap hari. 
 



Pada malam terakhir dia hidup, hawa di luar dan dalam rumah sangat dingin, bahkan kamarku yang nyaman juga biasanya hangat, menjadi dingin sehingga aku merasa kedinginan. Ketika pagi hari tiba, seperti biasanya aku menyalakan lampu di ruang dia tidur, tetapi dia tidak mengepak-ngepakkan sayapnya. Ketika itu aku mulai ragu.... didalam hatiku berbisik 'apakah dia sudah mati?' lantas aku menghampirinya. Setelah itu akupun sadar dia sudah mati, kakinya kaku seperti sayapnya yang juga kaku. 

Akupun menguburnya di kebun halaman rumah. Aku merasa sedih sekali, semoga Uu mendapatkan hidup yang bahagia ketika hidupnya walaupun ia tidak bisa terbang seperti kupu kupu lainnya. 

Catatan: 
Jika ada kupu kupu yang baru keluar dari kepompong dengan sayap kusut dan masih basah, kita masih dapat merapikan sayapnya agar ia dapat terbang seperti kupu kupu lainnya. Silahkan google atau kontak ahli kupu-kupu untuk mendapat informasi lebih lanjut.

Belajar Membuat Simulasi Kamuflase Kupu Kupu (Jurnal Pengamatan Lingkungan-2)


Dengan membaca buku kita bisa menambah wawasan, tapi mungkin lebih mengasyikkan jika kita bisa mengalami dan menemukan sendiri apa yang sudah pernah kita baca di buku. Ini adalah salah satu alasan mengapa anak anak diajak untuk mempelajari teknik kamuflase kupu kupu dengan membuat dan mengamati simulasi kamuflase kupu kupu yang terbuat dari kertas. Pada kegiatan ini kami melakukan studi literatur, membuat beberapa kupu kupu kertas, memilih kupu kupu kertas yang sesuai dengan lingkungannya, serta membuat dokumentasi hasil pengamatan.

Studi Literatur


Pertama yang dilakukan adalah studi literatur. Kami mencoba mencari informasi tentang bagaimana kupu kupu menghindari pemangsanya dengan melakukan teknik kamuflase. Dari topik tersebut ternyata banyak sekali ilmu baru yang didapat antara lain:
  • Teknik kamuflase kupu kupu. Kupu kupu berkamuflase dengan beberapa cara. Ada yang menyerupai daun kering, daun segar, memiliki bagian belakang menyerupai mata ular atau burung hantu, memiliki mata tipuan di bagian bawah agar laba laba yang ingin menangkapnya tertipu, ada  yang memiliki kepala menyerupai bentuk kepala laba laba.
  • Kupu kupu memiliki pola sayap tertentu. Ada beberapa macam pola, mulai dari kupu kupu yang berwarna polos seperti putih  atau hijau muda. Ada yang membentuk pola abstrak seperti monarch butterfly, ada juga yang membentuk pola kamuflase untuk melindungi dirinya. Pola ini sebetulnya sudah ada sejak kupu kupu masih berbentuk ulat. Sungguh menakjubkan melihat pola ulat kupu kupu bisa berubah menjadi sayap yang indah. Ada banyak penelitian tetnang pola sayap kupu kupu, salah satunya ada di sini: http://sites.biology.duke.edu/nijhout/patterns2.html. Beberapa kupu kupu dapat mengubah warna sayapnya pada musim tertentu seperti musim kering dan hujan.

    Sebelah kiri pola kupu kupu di musim hujan, sebelah kanan di musim panas. Gambar dan informasi dari: https://insectphysiology.files.wordpress.com/2014/03/seasonalpolymorphism.jpg
  • Teori penyamaran visual yang diterapkan oleh kupu kupu dan binatang lain, bahkan manusia pada saat bersembunyi menghindari sesuatu (seperti di sini: https://en.wikipedia.org/wiki/Camouflage). Ada beberapa bentuk penyamaran seperti:  membaur dengan lingkungan sekitar (Resemblance to the surroundings), pola tertentu untuk menyembunyikan bentuk sesungguhnya(Disruptive coloration), mengurangi bayangan sehingga bentuk tubuh menjadi flat seperti 2 dimensi (Eliminating shadow), menyamarkan diri dengan menambah atribut lain pada tubuhnya( Self-decoration), berpura pura diam dan mati( Cryptic behaviour), bergerak di luar jangkauan penglihatan mangsa sehingga terlihat seperti tidak bergerak (Motion camouflage), mengubah warna (Changeable skin pattern / colour), Countershading, Counter-illumination, Transparency dan Silvering. Untuk teori penyamaran visual yang lebih umum bisa dilihat di sini: http://www.units.miamioh.edu/dragonfly/hide/gestalt.shtml). Ide ide penyamaran visual ini bisa memberikan inspirasi untuk kegiatan lainnya.

 

 Membuat Kupu kupu Kertas


Setelah membuat studi literatur, kami mulai membuat kupu kupu dari kertas. Kami membuat kupu kupu dari origami agar bentuk kupu kupu lebih realistis mendekati bentuk 3 dimensi dan tidak terlalu datar seperti bentuk 2 dimensi.  Kupu kupu polos ini diberi pola dan warna. Ada yang  membuat pola dan warna kupu kupu yang kurang lebih sama dengan pola dan warna daun, warna bunga, dan lain lain.
Ada juga yang membuat kupu kupu dengan pola mata burung hantu. Ada yang meniru pola Monarch Butterfly.

Melakukan pengamatan 


Kami melakukan pengamatan langsung dan membuat dokumentasi foto dari pengamatan tersebut.
Kupu kupu kertas yang sudah selesai kami letakkan di sekitar kebun bunga dan pepohonan. Ada beberapa kupu kupu yang terlihat agak berhasil menyamar, ada juga yang kurang berhasil karena pola dan warna yang kurang sesuai. 

Kupu kupu yang memiliki warna dan pola yang agak mirip dengan daun dan bunga yang kami dokumentasikan adalah:




Kupu kertas yang ini dibuat oleh anak berusia 3 tahun dengan teknik cat air, ternyata cukup berhasil juga menyamar di antara daun dan bunga berwarna kehijauan.

Kupu kupu coklat ini tersamardi antara anggrek yang juga berwarna kuning coklat.




Kupu Monarch kertas ini seperti bunga oranye. Garis tepi hitam di bagian luar ini sepertinya berguna untuk menyamarkan bentuk asli kupu kupu, terutama ketika berada di dalam bayangan gelap.




Kupu kupu ini memiliki pola bergaris yang agak sama, namun warna sayapnya agak berbeda dengan daunnya.
Masih banyak yang bisa dipelajari melalui pengamatan langsung ini. Sayangnya kami belum mampu melakukan pengamatan kamuflase kupu kupu yang asli karena sedang musim hujan. Kalaupun pernah ada kupu kupu yang kami temukan sedang berkamuflase, ternyata mereka sudah terbang dengan cepat ketika hendak didokumentasikan. Mungkin butuh waktu dan alat yang tepat untuk mendokumentasikannya. Melakukan pengamatan kupu kupu yang asli memang lebih mengasyikkan, namun membutuhkan lebih banyak teknik, peralatan dan kesabaran yang lebih besar.