Senin, 22 September 2014

Judobot-belajar dan bermain sistem hidrolik


Belajar memang lebih mudah denagn melihat dan membuat sesuatu. Ketika ingin tahu tentang sistem hidrolik, kita dapat membuatsistem hidrolik sederhana yang menggunakan selang dan jarum suntik seperti pada gambar di bawah ini:




 Caranya cukup dengan menyediakan selang dan jarum suntik. Ingatlah untuk selalu membuang jarum suntik dengan pertimbangan keselamatan anak anak.

Anak anak biasanya akan tertarik memainkan selang dan jarum suntik ini dan percobaan ini dapat dilakukan oleh anak mulai usia 5 tahun.

Video bermain selang dan jarum suntik:


Untuk anak yang lebih besar, dapat mencoba membuat mainan judo bot seperti yang diuraikan di bawah ini.

Mainan ini terbuat dari bahan yang sederhana. Ide membuat judobot ini kami temukan dari sini. Setelah diamati dan dimodifikasi sesuai dengan bahan yang ada di rumah, hasil nya seperti foto di bawah ini.

 

Bahan:

1. Stik es krim panjang kira kira 50 buah (bisa didapat di toko kue, dan cindera mata. Kami memperolehnya dengan harga sekitar 3000an isi 50 biji)

2. Balok kayu untuk pengganjal kira kira 10 ~ 15 biji. WYE Lance yang membuat judo bot di instructable, membuat definisi kayu ini : cube craft yang dapat diperoleh di: http://www.ssww.com/item/budget-craft-sticks-CS425/cmc=SRCH/v=UG9wc2ljbGUgU3RpY2tz/p=1/.  Kita juga membuat sendiri di rumah jika ada banyak kayu bekas. Gunakan gergaji besi atau kayu, amplas dan bor tangan yang cukup aman.



3. Bahan yang menurut kami sulit didapat adalah jarum suntik (plastic syringe) 4 buah, semakin banyak jarum suntik, akan semakin banyak variasi judo bot yang dihasilkan.

4. Selang kecil yang bisa dimasukkan kedalam suntikan. Jika kita menggunakan 4 buah jarum suntik maka kita akan memakai 2 selang plastik, karena jarum suntik ini akan diletakan pada kedua bagian tepi selang.Periksa lagi apakah selang plastik bisa masuk ke dalam jarum suntik.

5. Batang sumpit sebagai penyambung.

Judo bot yang akan dibuat ini memiliki 2 poros yaitu poros di bagian kaki yang bisa bergerak ke kana dan ke kiri serta bagian atas atau tangan yang dapat bergerak ke atas dan ke bawah.
Bagian alas judo bot akan dirakit terakhir.
Ini adalah bagian kaki judo bot:


Ini bagian tangan judo bot.

 Pada bagian kaki diselipkan batang sumpit utnuk memasang bagain atas atau tangan judo bot.


 Bagian tangan sudah dirakit, tinggal memasang selang dan jarum suntik.





Ini adalah video judobot:


Sabtu, 20 September 2014

Jika Anak usia 1 - 2 Tahun Sulit Makan

Biasanya anak pada usia 1 sampai 2 tahun pernah mengalami masa 'tidak mau makan'. Ketika mengalami hal tersebut, biasanya orangtua pernah mengalami masa kebingungan, bahkan berkonsultasi pada dokter. Tapi sebetulnya kita tidak perlu terlalu kuatir jika anak masih dalam keadaan sehat dan aktif serta berat dan tinggi badannya tetap bertambah walaupun sedikit, sebetulnya anak masih dalam kondisi normal dan hampir sebagian besar anak pernah mengalami masa 'tidak mau makan'. Sebagai referensi silahkan lihat di sini dan sini. kecemasan yang timbul apda orang tua adalah hal yang normal karena pada masa di bawah 5 tahun anak sedang mengalami pertumbuhan dan sebaiknya dapat memiliki asupan makanan yang baik agar tumbuh sebaik baiknya. Kekurangan gizi pada masa ini dapat pula berpengaruh pada perkembangan fisik anak. Kita dapat mengetahui apakah anak kurang gizi dengan mempelajari seberapa banyak nutrisi yang diperlukan utnuk anak seperti di sini dan sini.

Ada faktor lain yang perlu kita ingat ketika anak mencapai usia 2 tahun yaitu pada masa ini anak baru belajar untuk makan dengan baik dan benar setelah sebelumnya nutrisi anak banyak dibantu oleh susu (ASI). Jadi jika pada masa ini anak tidak mau makan itu adalah hal yang wajar karena ia masih belajar. Karena masih belajar, pada masa ini adalah masa yang paling penting bagi orangtua untuk mengajarkan bagaimana makan yang baik dan benar, menggunakan indra lidahnya untuk mencicipi berbagai rasa makanan, juga mendidik anak utnuk belajar menghargai makanannya dan bersyukur denagn makanan yang ada.

Jadi pada masa ini ada hal yang lebih penting dari pada masalah anak tidak mau makan, yaitu bagaimana mengajari anak bersikap yang baik dan benar terhadap makanan. Sebetulnya pendidikan tentang makanan telah berlangsung sejak dalam kandungan. Jika ibu hamil rajin memakan berbagai jenis makanan dari sayuran, buah, dll, kemungkinan besar sang anak tidak akan mengalami kesulitan makan sayur dan buah. Anak yang suka denagn berbagai jenis makanan tidak akan kesulitan untuk menghargai segala jenis makanan.

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan ketika anak usia 1 sampai 2 tahun mulai belajar makan yaitu:

1. Mendidik anak agar memiliki sikap yang baik dan benar terhadap makanan antara lain:

  • Ada disiplin ketika makan seperti jadwal makan yang rutin, adab makan yang baik seperti membaca doa makan dalam keadaan duduk, dll. Memang ini bukan hal yang mudah untuk diajarkan pada anak, tapi kita bisa menetapkan beberapa standard dan tujuan. Jika anak belum mampu melakukannya, jangan dipaksa karena ini akan membuatnya menjadi tidak suka dan menolak. Biarkan dia, tapi berikanlah contoh yang baik dari kita. Ketika kita makan bersama, kita dapat memberi contoh dengan melakukan adab makan tersebut dengan baik dan benar.
  • Mengajari anak untuk bersyukur denagn makanan yang diterimanya.Tentu saja sebelumnya kita pun harus yakin bahwa kita telah memberikan makanan yang baik dan sehat padanya. Jika dia belum dapat menikmati makanan yang diterimanya, kita dapat makan bersama dengannya dan menunjukkan bahwa kita betul betul menikmati makanan yang dimakan dan bersyukur kepada Tuhan karenanya. Kita dapat mengenalkan berbagai jenis makanan denagn berbagai rasa pada anak dan mengajarinya untuk merasakan makanan yang sedang dimakannya. Berikan dalam jumlah sedikit, jika ia suka, ajari ia untuk meminta tambahan makanan dengan baik. Jika tidak, biarkan dulu, mungkin ia masih berusaha mengenal dan menyesuaikan diri denagn rasa makanan yang ada. 

2. Menyiapkan makan

Pekerjaan menyiapkan makanan sebaik baiknya adalah saalh satu tugas yang harus idlakukan oleh orangtua. Pilihlah makanan yang sehat, baik dan segar karena makanan seperti ini kemungkinan besar disukai semua orang. Sesuaikan jumlah makanan dengan usia anak. pada masa ini anak membutuhkan protein yang cukup, sedikit karbohidrat, lemak, banyak vitamin dan banyak zat besi. Mungkin pada masa ini kita dapat melihat anak sulit sekali disuruh makan nasi dan hanya makan lauknya saja karena memang ia belum membutuhkan banyak karbohidrat.

3. Pekerjaan lain bagi orang tua yang tidak kalah penting adalah pengamatan.

  • Amati cara makan anak, ada anak yang suka makan sendiri dan tidak suka disuapi, ada yang suka disuapi dengan sendok, ada yang suka disuapi dengan tangan. Ada anak yang makan sedikit sedikit tapi sering, ada yang langsung dapat menghabiskan 1 piring makanan yang disediakan, ada yang hanya mampu menghabiskan setengah piring.  Jika anak sudah gelisah dan mulai bergerak gerak ketika makan, ada kemungkinan dia sudah merasa kenyang. Kalau asupan gizinya masih kurang kita dapat menawarkan cemilan ringan pada waktu yang lain. Biarkan anak bermain sejenak sebelum kembali menawarkannya makanan.  
  • Periksa kembali apakah anak memiliki alergi atau kesulitan makan karena alat pencernaannya belum dapat mengolah makanan dengan baik. Ada beberapa anak yang memang belum mampu menelan serat yang agak kasar seperti serat daging sapi. Jika ini terjadi kita dapat menyesuaikan makanan tersebut dengan membuatnya menjadi bakso, memotongnya kecil kecil, membuatnya menjadi lunak, atau mengganti makanannya dengan makanan lain yang kandungannya relatif sama. 
  • Periksa juga kondisi fisik anak lainya seperti:  susunan gigi anak, apakah sudah baik atau belum. Ada anak yang susunan giginya tidak rata sehingga dia tidak mau makan karena tidak suka ada makanan yang terselip ke dalam giginya.
  • Periksa juga aktivitas sehari hari anak. Jika ia kurang berolahraga atau melakukan aktivitas fisik, kemungkinan besar ia belum lapar dan lelah karena masih menyimpan banyak energi.
  • Periksa kembali pertumbuhan anak melalui berat badan dan tinggui badan serta kesehatan anak. Jika masih dalam batas normal, tidak usah terlalu risau.


Mainan Dari Barang Bekas, Mengapa Tidak?

Ada banyak cara untuk bisa menghibur anak anak. Salah satu cara adalah dengan bermain. Permainan untuk anak sangat bervariasi dari segala benda yang bersifat elektronik, mekanik sampai pada action figure.  Ada juga permainan tradisional yang masih diminati dan tidak berubah fungsi dan bentuk rupanya dari zaman dahulu kala seperti layang layang, congklak, egrang, dll. Terkadang hanya dengan selembar kertas pun anak sudah dapat terhibur, mereka bisa membuat origami, paper craft atau pesawat kertas yang dapat dimainkan dalam waktu yang lama.

Mainan dari barang bekas terkadang seperti kurang bergengsi. Bagaimana tidak, bahannya adalah karet gelang, karton bekas kardus pembungkus, bekas stik es krim, dan batang kayu bekas yang sudah tidak dipakai lagi. Tapi sebetulnya ada banyak cara agar mainan dari barang bekas ini terlihat menarik dibandingkan mainan yang sudah jadi.

Permainan sebenarnya sudah dimulai pada saat anak anak mulai merakit barang bekas tersebut. Bagaimana merancang sesuatu yang terlihat sebagai sampah menjadi sesuatu yang berguna dan mewujudkannya menjadi benda nyata. Tentu saja akan banyak kesulitan yang ditemui anak anak untuk mewujudkan mainan yang diinginkannya, tapi itu akan menjadi pelajaran yang amat berharga bagi mereka. Mereka akan belajar ilmu tentang bahan, konstruksi, cara merakit, cara menggunakan alat pertukangan, dan lain lain.

Dan tentunya mereka akan lebih menghargai segala mainan yang mereka dapatkan baik yang mereka buat sendiri ataupun yang sudah jadi karena mereka sadar bahwa membuat mainan itu bukan hal yang mudah.

Dari segi ekologi, semoga kegiatan mereka membuat barang bekas menjadikan mereka lebih sadar tentang mengurangi limbah dan memanfaatkan kembali limbah yang ada menjadi barang yang berguna.

Dari segi biaya, akan lebih murah dan terjangkau. Anak anak dapat memiliki berbagai jenis mainan yang dapat bergerak sendiri seperti mobil mobilan dengan batre, perahu, robot, dan lain lain yang bahkan dapat dilengkapi dengan remote control buatan sendiri. Bayangkan jika membeli mainan baru seperti itu, harganya mungkin lebih mahal dibandingkan membuat sendiri. 
Ada beberapa contoh mainan yang terbuat dari barang bekas yang pernah dibuat sendiri antara lain:

Contoh mainan dari karton bekas

a. Untuk usia 9 tahun ke bawah

Mainan di bawah ini bisa dibuat oleh anak sampai usia sekolah dasar karena hanya terbuat dari karton dan barang barang sederhana.
b. Untuk usia  9 tahun ke atas

Mainan dari botol bekas, batre dan motor mainan sederhana (kalau ini sebaiknya menggunakan yang baru), batang kayu, dll.

Sabtu, 06 September 2014

Membuat Mobil Gelinding Dari Botol Bekas


Ini adalah posting tulisan dari no 1 di rumah:

Kletek..kletek..kletek.. itulah bunyi si "Transmission " dari botol bekas yang sekilas terlihat tidak menarik sama sekali, tapi ketika dinyalakan motornya, langsung pada kejar kejaran..Mobil ini bisa berjalan dari energi baterai yang berfungsi menggerakkan motor, sementara motor yang berangkat dipasang katrol dari karet gelang yang berfungsi menggerakkan botol yang menggelinding.

Mobil ini dinamakan Transmission Car. Di internet, ada juga site yang memberikan cara membuat transmission car ini: http://www.kidslovekits.com/projects/CAR_ELEC/. 



Mobil ini bisa bergerak karena motor yang bergerak memutar pulley yang terbuat dari karet gelang. Pulley ini membuat botol bergerak .

Mau tau cara membuatnya? simak cara buatnya dibawah ini.

Cara membuatnya:

Siapkan bahan bahan berikut:
  • 2 buah botol bekas yang sama ukurannya
  • 1 buah sedotan, lebih besar, lebih bagus
  • 3 buah batang kayu
  • 1 buah motor
  • 2 baterai
  • 1 battery holder
  • Beberapa karet gelang
  • Glue gun atau kalau tidak ada bisa diganti dengan lakban/ selotip/ lem kuat
  • 2 buah sumpit bekas
  • gunting

Cara merakit:

  • Siapkan 3 buah batang kayu  seperti pada gambar diatas. panjang batang kayu pertama harus disesuaikan dengan panjang botolnya, sedangkan 2 batang lainnya bisa mengikuti selera, tapi harus sama panjangnya.
  • Masukkan baterai pada battery holder, tempel pada batang kayu yang pertama, kalau saya menempelnya menggunakan double tape.
  • Tempel kedua batang kayu tadi dengan menggunakan glue gun diatas batang kayu yang sudah ditempelkan battery holder membentuk huruf "H" seperti pada gambar diatas.
  • Lubangi kedua tutup botol dan dasar botol sebesar sumpit yang akan dimasukkan. Bisa menggunakan bor tangan atau kawat yang dipanaskan.
  • Masukkan karet gelang pada kedua botol yang sudah dilubangi. pada foto diatas  saya memasukkan beberapa karet gelang sebagai "cadangan" supaya kalau ada karet yang putus tidak usah membongkarnya lagi.
  • Potong sedotan menjadi kira kira 2.5 cm
  • Ulangi langkah diatas sehingga terkumpul 4 buah sedotan dengan panjang masing masing kira kira 2.5 cm
  • Lem sedotan dengan glue gun yang sudah dipotong ke 4 sisi batang kayu "H" yang sudah dilem.
  • Masukkan sumpit kedalam botol kemudian kedalam sedotan yang sudah di tempel. seperti ini: 


  • Ulangi langkah diatas untuk botol kedua.
  • Tempel motor di sebelah battery holder.
  • Sambungkan motor dengan karet gelang. seperti ini:


  • Nyalakan motornya
  • Selesai

Masalah

Tidak berhasil? tenang saja, saya juga ketika membuatnya banyak sekali masalah yang berlaku. antara lain:

Masalah: Botol tidak berputar disebabkan motor yang bergerak terlalu pelan. 
Solusi: Mungkin baterainya sudah mau habis, jadi ganti dengan baterai yang baru.

Masalah: sudah diganti baterainya, tapi tetap tidak mau berptar.
Solusi: mungkin karet terlalu kencang. ganti dengan karet baru. itulah mengapa saya memasukkan 2 jenis karet kedalam botol.

Masalah: motor terlalu  rendah untuk disambung dengan karet.
Solusi: ganjal motor dengan kayu kecil.

Variasi:

Konon makhluk ini katanya bisa berjalan diair, tapi saya coba di ember kecil, botolnya tidak mau berputar karena terlalu berat.. pengen dicoba di kolam berenang, tapi takutnya motornya kemasukkan air kemudian rusak.. tidak jadi deh..

Botol transformer ini juga bisa diganti dengan roda, roda bisa terbuat dari apa saja mulai dari karton dipotong bulat sampai tutup botol. bisa semuanya di ganti jadi roda, sehingga transformer memiliki 4 roda, atau depannya saja dikasih roda kemudian belakangnya botol, atau sebaliknya. Bisa juga ditambahkan lagi botol dibawahnya sebagai pelampung supaya bisa berjalan di air..


Bagaimana Cara Menghafal Al Quran Dengan Cepat dan Tepat

Hafalan, apalagi menghafal sesuatu yang tidak dimengerti artinya, adalah sesuatu yang sulit. Itu mungkin menjadi alasan bagi orang orang yang tidak terlalu berminat menghafal Al Quran. Bahasa Arab sendiri adalah bahasa yang cukup sulit dipelajari, dan sekarang, tidak sepopuler bahasa Inggris, apalagi menghafalkannya.... terlebih bahasa di dalam Al Quran itu adalah bahasa yang halus dan bukan bahasa Arab biasa... jika mengingat hal di atas memang rasanya suliit sekali untuk menghafalkan Al Quran....

Tapi ternyata mungkin tidak sesulit itu... apalagi jika hal ini dilakukan pada anak anak yang masih suci fitrahnya dan bebas dari dosa.... terbukti di berbagai media terdapat banyak sekali anak anak yang dalam usia muda sudah mampu menghafal Al Quran lebih dari 1 juz....padahal dia bukan orang Arab ataupun pernah belajar bahas Arab ataupun pernah tinggal di Arab....


Sekedar sharing ketika menemani anak anak belajar menghafal, ternyata menghafal itu  tidak sesulit yang kita duga... ada banyak bacaan atau kalimat yang mirip dan diulang beberapa kali sehingga jika sudah pernah sekali menghafalkannya, tidak akan terlalu sulit untuk menghafalkannya pada kedua kalinya. Pada bahasa Arab juga terdapat akar kata dengan aturan aturan tertentu yang menghasilkan kata yang agak berbeda tapi agak sama... jika kita sudah hafal akar kata, menggunakan dan mencari tahu artinya akan lebih mudah.....misalnya: kitaba, kataba, kitabun, katabtun, dll.

Untuk anak anak yang lebih kecil, menghafal bisa dilakukan dengan musik, gerakan juga gambar. dan yang paling penting utnuk anak anak, buatlah suasana yang santai dan menyenangkan, jangan tegang dan terlalu tergesa gesa dalam menghafal karena akan membuat anak menjadi tegang dan konsentrasinya bisa berkurang....
 
Saya telah mencoba beberapa cara agar anak lebih mudah menghafal Al Quran seperti:

  • Membuat beberapa gambar yang menjadi petunjuk menghafal agar anak selain menghafal bahasa arabnya, dapat juga mengetahui apa yang di ceritakan dalam Al Quran
  • Mencoba memahani pola bahasa dari Al Quran... beberapa memang dibuat seperti puisi, sehingga ada pengulangan dengan pola tertentu
  • Untuk yanglebih besar bisa menggunakan mind mapping dan membahas arti kata satu per satu. (Ada link belajar Al Quran kata per kata di internet: http://quran.bblm.go.id/)
  • Mengutip beberapa kalimat dalam Al Quran yang disukai dan menggunakannya sekali sekali dalam perbincangan sehari hari.
  • Membaca cerita dari Al Quran dan membuat drama tentang cerita tersebut
Ternyata anak anak di rumah dari usia 5 tahun ke atas sudah mampu menghafal Al Quran dengan cara mengulang ulang hafalan secara rutin sehabis shalat. Walaupun mereka belum tahu arti kata dalam bahasa Arab dan tata bahasanya, mereka mampu menghafalkannya sedikit demi sedikit. Saya belum membandingkan lagi apakah belajar menghafal denagn metoda visual bisa membuat anak lebih cepat menghafal Al Quran.

Saya masih mencari metoda menghafal seperti apa yang paling mudah dan tepat bagi orang Indonesia yang tidak paham tata bahasa Arab. Jika para pembaca sudah ada yang menemukan cara menghafal lebih cepat, silahkan hubungi saya atau silahkan tulis dalam kolom komentar bagaimana caranya.