Tampilkan postingan dengan label bebas unduh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bebas unduh. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Oktober 2020

Aplikasi Belajar Masjid dan Pasar Bebas Unduh


Masjid Al Irsyad Kota Baru Parahyangan Bandung

 

Ini adalah sebagian cerita pengalaman anak anak di rumah membuat aplikasi Android mengenai Mesjid dan Pasar. Aplikasi "Mengenal Masjid di Indonesia" bercerita tentang beberapa Masjid-masjid yang ada di Indonesia, sejarah perkembangan Masjid dan permainan. Aplikasi ini adalah salah satu aplikasi yang terpilih menjadi Finalis kategori Pelajar pada ajang Lomba Membuat Aplikasi yang diselenggarakan oleh BPMPK Kemdikbud pada tahun 2018. Waktu itu si pembuat lomba masih berusia 14 tahun. 

Setahun setelahnya Aplikasi "Pasar Rakyat" dibuat dan terpilih menjadi Finalis kategori Pelajar pada ajang Lomba Membuat Aplikasi yang diselenggarakan oleh BPMPK Kemdikbud pada tahun 2019. 

Masjid dan pasar ini adalah suatu studi yang cukup lama dan 'agak ambisius' karena kami ingin mengupas tuntas semua hal yang berhubungan dengan Masjid dan Pasar di Indonesia. Banyak sekali studi literatur dan studi lapangan yang dibuat. Suatu hal yang mungkin  masih sulit untuk dilakukan oleh anak tingkat SMP. Apalagi setelah itu informasi tersebut harus dikemas dalam bentuk aplikasi Android yang dapat dijalankan di HP. Ternyata memang sampai aplikasi selesai, kami masih belum bisa menyelesaikan materi tentang Masjid dan Pasar yang sangat banyak dan luas ini. 

Tulisan di bawah ini adalah cerita seputar belajar mengenal Masjid dan Pasar oleh anak anak HomeSchooling di rumah.

Persamaan dan Perbedaan Masjid dan Pasar

Bicara tentang Masjid dan Pasar tidak akan ada habisnya.. hampir di seluruh tempat akan ada Masjid dan Pasar. Ketika sedang jalan jalan, bertamu atau pindah ke tempat baru, tempat ini adalah salah satu tempat yang sering dicari. Walaupun Masjid dan Pasar ada di mana mana, tapi wujud fisik Masjid dan Pasar di setiap tempat hampir tidak ada yang sama. 

Masjid adalah tempat ibadah umat Islam yang sebetulnya sangat banyak aturan. Contohnya ada beberapa makhluk yang dilarang untuk masuk ke dalam Masjid, Masjid juga harus dijaga kebersihan dan kesuciannya terutama dari kotoran dan najis, Masjid memiliki arah menghadap kiblat sesuai dengan arah shalat Umat Islam, dan lain lain. Namun terlepas dari banyaknya aturan yang perlu diikuti, tetap saja Masjid menjadi tempat yang relatif banyak dikunjungi. Uniknya, di setiap tempat terutama di Indonesia, bangunan Masjid memiliki ciri khas tersendiri. Secara umum, bentuk Masjid di Indonesia relatif tidak ada yang sama persis. Banyak sekali bangunan Masjid yang unik dan menjadi ciri dari suatu tempat contohnya Masjid Istiqlal yang ada di DKI Jakarta, Masjid Kudus di Jawa tengah, Masjid Salman di Jawa Barat, dan lain lain.

Berbeda lagi dengan Pasar. Pasar lebih bebas, tidak memiliki aturan sebanyak Masjid. Membuat Pasar lebih sederhana dari membangun Masjid. Cukup sediakan tanah lapang dan tempat untuk berjualan di daerah yang banyak dikunjungi orang. Maka Pasar akan tumbuh secara organik. Yang sulit justru mengendalikan pertumbuhan Pasar. Semakin banyak pedagang dan pembeli dalam suatu tempat, tentu saja dibutuhkan semakin banyak aturan. Ketika ini terjadi muncullah suatu kesadaran bahwa Pasar adalah tempat publik yang perlu dijaga bersama sama melalui aturan.  Aturan yang ada dalam Pasar dibuat untuk meningkatkan kenyamanan interaksi antara penjual dan pembeli seperti menjaga kebersihan, keamanan, dan lain lain. Sekarang Pasar diatur oleh Pemerintah Daerah sehingga pertumbuhannya terus dikendalikan walaupun masih ada pasar yang terjadi secara informal dari kaki lima dan pedagang asongan. 


Pintu Masuk Pasar Cihapit Bandung

Jualan Ayam
Payung sebagai elemen dekoratif

Belajar tentang Masjid dan Pasar

Karena Masjid dan Pasar ini adalah topik yang dapat dipelajari dari berbagai sudut pandang baik budaya, sosial, aturan dan hukum serta arsitektur, kedua topik ini saya pilih  sebagai bahan belajar di rumah. Kami  melakukan studi lapangan dengan jalan jalan ke Masjid dan Pasar, memotret dan mencoba untuk berbelanja di Pasar. Studi lain dilakukan melalui buku dan internet. Pasar adalah topik pelajaran IPS tingkat SMP sementara Masjid, saya belum menemukannya dalam buku pelajaran. Sejarah perkembangan Masjid dan Pasar kami temukan dari Internet. Sebetulnya untuk Masjid, dulu ada buku dan CD Masjid 2000 yang dibuat oleh mahasiswa (sekarang sebagian besar sudah jadi Arsitek, Tokoh masyarakat dan Pengajar)  jurusan Arsitektur yang membahas tentang sejarah, filosofi dan tehnik membangun Masjid di Indonesia. di sana kita dapat melihat foto, gambar dan konsep serta sejarah Masjid. Ada juga animasi 3D yang dapat bergerak untuk melihat interior Masjid (zaman itu animasi masih langka dan terbatas, jadi karya ini sangat luar biasa di zamannya). Sayangnya setelah sekian lama mencari CD dan bukunya, kami tidak dapat menemukannya. Hanya link kosong di sini yang masih bersisa.

Hasil belajar Masjid dan Pasar ini dituangkan ke dalam sebuah aplikasi Android oleh anak saya yang  kedua. Isinya berbentuk uraian, tinjauan sejarah dan gim. Karya pertamanya adalah Mengenal Masjid  Indonesia. Sungguh masih sangat terbatas dan masih jauh sekali dari Masjid 2000. Waktu itu anak saya masih berusia 14 tahun dan dia mengerjakannya sendirian. 

Halaman Muka Mengenal Masjid Indonesia

 


Gim Menyusun Gambar Masjid

 

Karya keduanya,  Pasar Rakyat dibuat pada tahun 2019. Karya ini dibuat ketika sang anak dalam keadaan sakit, dan kami harus bolak balik ke dokter mencari sebab penyakitnya, namun aplikasi masih dapat diselesaikannya dibantu salah seorang adiknya. 

Halaman Muka Pasar Rakyat
Cerita Jual Beli

 

Permintaan dan Barang
Distribusi Barang dari Pasar
Pengaturan barang di Pasar

 

Sejarah Pasar

 

Pasar Unik di Indonesia

Alhamdulillah kedua karyanya terpilih sebagai finalis dalam lomba Mobile Application yang diselenggarakan oleh Kemdikbud kategori pelajar pada tahun 2018 dan 2019.

Pandemi

Masjid dan Pasar adalah tempat yang sering kami kunjungi dan itu tidak terjadi setelah pandemi. Ada banyak protokol ketat yang berlaku di Masjid yang menyebabkan kami memilih untuk beribadah di rumah saja. Sementara kalau ke pasar, terus terang kami merasa lebih banyak resiko yang akan didapat dan tidak sebanding dengan hasil yang kami dapat dari pasar. Jadi kami memilh belanja "on line" saja dan mengandalkan tukang sayur yang masih setia berjualan dari rumah ke rumah. 

Terus terang saya masih rindu dengan bangunan Masjid yang indah, luas dan megah dengan permainan lampu terang dan gelap, mural, atap dan jendela yang berbeda dari bangunan rumah, serta sudut sudut dan terasnya tempat muslimah dapat bersembunyi atau berdiskusi tentang agama. 

Mihrab Masjid Al Irsyad

 

Selasar Masjid

 

Sudut Berkesan

Sedikit melegakan karena kami masih dapat mendengar suara adzan dan shalawat dari Mesjid dekat rumah, walau kadang suaranya terlalu keras, semoga tidak ada yang terganggu... (apakah perlu menggalang dana untuk mengadakan pengeras suara yang nyaman di kuping? ini hanya celoteh saja ya..). Salut untuk penjaga masjid dan pengurusnya yang masih bersusah payah menghidupkan Masjid dan harus tetap menjaga diri agar tidak terjangkit penyakit....Semoga pandemi ini segera berakhir. Syukurlah masih terus dapat beribadah, dan berbelanja tanpa pergi ke Masjid dan ke Pasar.

Masjid dan Pasar, walau sekarang jauh dari pandangan, selalu ada dalam ingatan kami....

Kamis, 03 September 2020

Belajar Bilangan Kelipatan Anak SD (Bebas Unduh Lembar Aktivitas)

Salah satu pelajaran Matematika yang diajarkan di SD adalah  materi bilangan, diantaranya : penjumlahan dan pengurangan, perkalian dan pembagian. Materi ini cukup sering dipakai dalam kegiatan sehari hari seperti dalam jual beli dan lain lain. 

Belajar Berhitung Penjumlahan dan Pengurangan

Ada banyak variasi yang dapat dilakukan ketika belajar operasi penjumlahan dan pengurangan seperti: melakukan pengelompokan, melihat pola bilangan, menggunakan model, membuat cara grafis, menggunakan alat ukur sederhana, melakukan eksperimen, bahkan mencoba menerapkan perhitungan dalam kegiatan sehari hari. Cara ini akan dibahas lebih lanjut pada kesempatan yang lain. 

Belajar Berhitung Perkalian dan Pembagian

Hal yang sama ketika belajar tentang perkalian dan pembagian. Ada banyak cara belajar yang dilakukan utuk belajar perkalian selain menghafal seperti metoda menggunakan jari, melihat pola, pengelompokan, penjumlahan berurut, dan lain lain.  Cara ini akan dibahas lebih lanjut pada kesempatan yang lain. 

Belajar Bilangan Kelipatan

Setelah berlatih dengan perkalian dan pembagian, kita akan berlatih dengan bilangan kelipatan. Materi ini akan digunakan untuk materi selanjutnya yaitu FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) dan KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil), setelah itu kita akan lebih mudah mengerjakan soal matematika lain seperti pecahan, deret, aljabar, dan lain lain. 

Contoh Kegiatan Belajar Bilangan Kelipatan

Beberapa kegiatan untuk mempelajari bilangan kelipatan yang dapat dilakukan adalah:

1. Melakukan penjumlahan berulang dengan kelipatan yang sama dalam bentuk perhitungan dan grafis. 

Untuk anak TK dan SD bisa dengan membuat gambar kodok dan kelinci melompat jumlah lompatan berbeda dan mencari titik temunya.

2. Mencari bilangan prima dengan membuat saringan erastothenes. Membuang semua bilangan yang bukan prima secara satu persatu. Warna warna bilangan kelipatan yang berbeda membuat soal ini menjadi lebih menarik.

3. Mengerjakan soal cerita yang mengaplikasikan bilangan kelipatan seperti: berapa lama lagi kedua lampu akan berkedip? berapa jumlah kacang dan telur yang dapat masuk dalam kantong? Di mana kancil dan kangguru akan bertemu? dan lain lain

4. Menerapkan perhitungan bilangan kelipatan dalam kehidupan sehari hari misalnya dalam menghitung jatah makan setiap hari, belanja keperluan selama satu bulan, membuat goody bag, bermain pasar pasaran, dan lain lain. 

5. Dengan game aplikasi. Ada banyak pilihan game untuk anak, pilihlah yang bermanfaat.

Game Aplikasi Bilangan Kelipatan

Salah satu game aplikasi yang pernah dicoba oleh anak anak saya pada tingkat SD yang sedang belajar bilangan kelipatan adalah game yang dibuat oleh si Sulung, kurang lebih 3 tahun yang lalu. Namanya Kelip Lebah. Game ini juga dibuat untuk mengikuti Lomba Aplikasi Mobile Ki Hajar yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2017 yang lalu dan aplikasi ini terpilih dalam kategori kontributor 2017.

Game Kelip Lebah dibuat untuk melatih anak sekolah dasar belajar bilangan kelipatan. Game ini mengajak anak untuk berlatih mengenal bilangan kelipatan tanpa harus mengerjakan lembar kerja dalam bentuk tulisan. Anak akan diajak untuk menolong lebah mencari bunga yang sesuai dengan bilangan kelipatan. Lebah, bunga, musik dan tampilan grafis lain diharap dapat membuat anak menjadi terhibur dan tidak bosan ketika mengerjakan soal. 

 Halaman Depan



                                                    (gambar: halaman depan kelip lebah)

Tombol bergambar Kunci untuk memilih aplikasi dijalankan dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Tombol tanda tanya berisi petunjuk memainkan aplikasi, tombol segitiga untuk bermain, tombol buku untuk belajar dan tombol medali untuk melihat peringkat.

Tombol buku 

Yang terdapat dalam tombol buku adalah belajar mengenal bilangan kelipatan dengan ciri ciri tertentu. Misalnya untuk bilangan kelipatan sepuluh, salah satu cirinya adalah terdapat bilangan 0 pada digit terakhir. Ciri ciri bilangan kelipatan ini didapat dari berbagai sumber buku matematika. Dengan ada ciri ciri ini diharap anak dapat mengetahui bilangan kelipatan dengan lebih mudah dan cepat dan dapat menggunakannya untuk mengerjakan soal matematika lain yang lebih kompleks

 

                                                (gambar: halaman belajar bilangan kelipatan)

Tombol tanda tanya

Berisi petunjuk bermain aplikasi.  Cara memainkannya cukup mudah karena kita dapat menggerakkan lebah ke bagian layar di mana saja. Ada batasan jumlah nyawa dalam bentuk hati dan nilai yang akan dipakai untuk melihat pemain ada di peringkat berapa.


                                                    (gambar petunjuk memainkan aplikasi) 

Tombol segitiga 

Adalah tombol yang akan membawa kita pada halaman bermain. Tampilannya kurang lebih seperti ini: 

 

 

 Game ini dapat diunduh di sini

6. Mencari pola dan menerapkan pola dalam kegiatan 'art and craft'. Misalnya untuk bilangan kelipatan 3 setiap maju 3 langkah warna akan berubah, menyusun kancing atau manik manik dengan bilangan berpola kelipatan, menyusun lego berpola bilangan kelipatan, dan lain lain. 

 


7  Bermain engklek kelipatan, dengan meloncat pada bilangan kelipatan


8. Melakukan 'Nature Walk' dan melihat pola yang ada pada bunga, ranting, daun, dan lain lain

9. Berolahraga dengan hitungan bilangan kelipatan. Kalau ada lebih dari 2 anak lebih seru karena tiap anak dapat melompat dengan bilangan yang berbeda dan kita akan menebak pada hitungan berapa dapat melompat bersama sama. 

10. Dengan mengerjakan lembar soal

Mungkin ada yang tidak percaya kalau ada anak yang suka mengerjakan lembar soal, namun beberapa anak saya di rumah seperti itu. Mengerjakan soal sebetulnya banyak manfaatnya karena dapat juga melatih anak untuk menulis dan  menyampaikan apa yang dipikirkannya. Namun kita perlu memilih soal seperti apa yang cocok untuk anak agar tidak terlalu mudah dan tidak terlalu susah. Bagi anak yang baru belajar membaca, hindari soal yang terlalu banyak tulisan, perbanyak warna dan gambar. 

Jika yang berminat untuk mendapatkan lembar soal bilangan kelipatan, silahkan kirim email ke anak.kesayangan.blogspot@gmail.com 

Contoh Worksheet


Minggu, 27 Agustus 2017

Teka Teki Matematika Unduh Gratis Untuk Sekolah Dasar

Salah satu cara untuk belajar matematika adalah dengan mengerjakan teka teki. Berbeda dengan mengerjakan soal di sekolah, mengerjakan teka teki lebih santai karena jumlahnya tidak terlalu banyak, dapat dilakukan di waktu luang, juga membuat anak penasaran sehingga ingin terus mengerjakannya hingga selesai. teka teki biasanya tidak hanya mengerjakan soal saja tapi juga mengkaitkan soal matematika dengan bidang lain seperti bahasa, ilmu pengetahuan alam dan lain lain. cara lain membuat teka teki lebih menarik adalah dengan membuat tambahan ilustrasi yang diminati anak anak.

Teka teki ini adalah karya anak ke 2. Dia membuat puzzle ini ketika berusia 12 tahun. Ada beberapa teka teki yang dibuatnya. Awalnya ia membuat satu teka teki untuk adiknya. Setelah itu ia membuat beberapa teka teki yang lain. Menurutnya, ia bisa membuat teka teki ini dalam jumlah berapa saja karena ia membuatnya bukan dengan cara manual, tapi secara otomatis dengan menggunakan bahasa program Python.

Puzzle yang pertama kali dibuatnya seperti ini:

Setelah itu ia mencoba beberapa kali lagi membuat puzzle lain dan menyempurnakan programnya.

Ini ceritanya:

Saya dapat membuat soal algebra secara otomatis seperti di bawah ini dengan program komputer.


Saya menggunakan bahasa program Python dengan algoritma seperti ini:

  • Membuat index angka pada huruf A sampai Z
  • Mengacak indeks huruf dan angka misalnya A = 0 menjadi A = 10
  • Membuat jawaban teka teki berupa susunan huruf
  • Ada 1 huruf yang akan dirubah menjadi angka dan menjadi nilai akhir, yaitu x
  • Tentukan seluruh nilai x
  • Tambahkan bilangan dan operasi pada x secara acak
  • Dengan menambah pada satu sisi berarti sisi lain akan dikurangi, begitu juga sebaliknya.
  • Print hasilnya 
  • Eksekusi program 
  • Program akan menampilkan soal aljabar. 
  • Pindahkan soal ke salah satu aplikasi membuat gambar dan tulisan. Saya menggunakan Inkscape sebagai aplikasi gambar dan tulisan.
Contoh teka teki yang sudah jadi:









Kalau ada yang menginginkan banyak teka teki seperti ini silahkan tulis di komentar jenis teka teki yang diinginkan dan email. Dengan senang hati anak saya akan membuatkannya.